Bawaslu Cilegon tampak tengah mengawasi jalannya proses penyoritan dan pelipatan surat suara oleh petugas saat di Gudang Logistik KPU Cilegon, Jumat (22/12/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 di Gudang KPU Jalan KH Ishak, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Hari ini, Jumat (22/12/2023). Dalam kegiatan pelipatan surat suara Pemilu Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil 12 itu, hadir Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon yang turut melakukan pengawasan.

Ketua Bawaslu Cilegon, Alam Arcy Ashari mengatakan, pihaknya hadir dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk menjalankan tugas pengawasan. Bawaslu Cilegon siap untuk melakukan pengawasan kinerja petugas pelipat surat suara.

Alam menekankan kepada para petugas penyortir dan pelipat suara agar dapat memperhatikan prosedur penyortiran dan pelipatan surat suara yang ditetapkan. Petugas diminta agar sebelum melipat benar-benar teliti menyortir surat suara mana yang dalam kondisi baik dan kondisi rusak.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

“Jadi harus diperhatikan, karena ini surat suara, kita harus menjaga dengan baik, jadi sortir dan lipat itu harus dikerjakan dengan baik. Pelipatannya harus sesuai dan juga sampai tertukar surat suara. Ini kan surat suara DPRD Banten Dapil 12,” ungkapnya.

“Kami tegaskan untuk petugas sortir juga, ini kan orang-orang profesional. Tetapi kita tegaskan sortir itu bukan hanya formalitas tapi benar-benar disortir sebelum teman-teman melipat,” sambung Alam.

Alam juga menyatakan, apabila petugas menemukan surat suara yang rusak agar dipisahkan.

“Jadi kertas suara yang reject juga itu nanti harus dipisahkan. Jangan sampai digabung di campurkan dengan surat yang kondisinya baik,” paparnya.

Selain kepada petugas, Bawaslu Cilegon juga meminta kepada KPU untuk memperhatikan sarana dan prasarana yang disediakan dalam proses penyoritan dan pelipatan surat suara. Akses keluar masuk petugas diminta untuk diperhatikan. Kemudian keamanan surat suara juga diminta dapat dijaga.

Baca juga  Wow, TPSA Bagendung Bakal Diaspal Gunakan Campuran Plastik Kresek

“Kita juga mengimbau juga sarana dan prasarana memadai, dari petugasnya yang hadir, ID card ada, KTP jelas, itu harus diperhatikan juga. Dan dari segi akses keluar masuk dan sebagainya, kami juga berharap keamanan juga harus di jaga,” terangnya.

Pihaknya berharap, penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut dapat dilakukan dengan cepat. Khawatir terjadi tumpang tindih karena masih ada surat suara lain yang belum didistribusi datang saat proses penyortiran dan pelipatan berlangsung.

“Itu tadi ada surat suara belum datang, khawatir nanti datang, dan tumpang tindih. Itu yang dikhawatirkan,” ujarnya.

“Harapan kami, ini bisa kerja cepat dan tepat. Jangan juga kerja cepat-cepat nanti malah ga beres, ngga rapi,” pungkasnya. (Ronald/Red)