CILEGON, SSC – Polres Cilegon memperketat pengamanan penjagaan di seluruh titik di Kota Cilegon termasuk ke 11 objek vital lainnya. Diantaranya, di PT Pertamina, Kawasan Industri, PT Indonesia Power (IP) dan sebagainya.
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, akibat inseden teror terhadap rumah ibadah di Makasar, pihaknya akan memperketat dan mengawasi semua objek vital maupun tempat ibadah di Kota Cilegon.
“Atas kejadian ini kami akan melakukan penebalan dan pengamanan di lokasi peribadahan dan objek vital yang ada di Cilegon dengan melibatkan semua unsur baik TNI/Polri bahkan masyarakat sekitar,” kata Kapolres kepada awak media ditemui usai Paripurna di DPRD Kota Cilegon,” Senin (29/3/2021).
Pengamanan dan penebalan yang dilakukan ini, lanjut Kapolres, sebagai suatu langkah pihaknya untuk memastikan Kota Cilegon dari kejadian sabotase, ancaman bom dan antisipasi kebarakan sekalipun.
“Kami menghimbau kepada seluruh perusahaan di Cilegon untuk tetap bersama-sama menjaga keamanan objek vital di Cilegon,” imbaunya.
Sementara itu, Fuel Terminal Manager Pertamina Tanjung Sekong Merak, Ade Sepriyadi mengungkapkan, atas kejadian ini, pihaknya siap untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan apabila terjadi ledakan di Kota Cilegon. Bahkan, pihaknya siap berkoordinasi dengan pihak Polres Cilegon untuk melakukan pengamanan di jalur tersebut.
Diketahui sebelumnya insiden teror bom terjadi di pintu masuk Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi kemarin. (Ully/Red).

