Ketua Bunda PAUD Kota Cilegon melantik puluhan bunda PAUD Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Cilegon, Rabu (26/6/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ketua Bunda PAUD Kota Cilegon, Hany Seviatry meminta para bunda paud yang tersebar di kelurahan dan kecamatan di Kota Cilegon untuk mengawal Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Hany mengatakan, Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan cerminan dari semangat utama Merdeka Belajar yang dijunjung bersama, yaitu gotong royong dalam mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.

“Kita perlu menyadarkan seluruh pihak bahwa periode usia dini tidak berhenti sampai PAUD, tetapi peserta didik SD kelas awal juga masih masuk kategori usia dini,” kata Hany kepada awak media usai menghadiri pelantikan dan pengukuhan bunda PAUD Kelurahan di Kota Cilegon yang digelar di Aula Setda II Cilegon, Rabu (26/6/2024).

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar

Menurut Hany, pembelajaran untuk anak usia dini kini harus dilakukan secara menyenangkan, ketika mereka dipaksa bisa calistung atau menerapkan baca, tulis, berhitung sebagai syarat masuk SD, maka pengalaman mereka bersenang-senang akan berkurang.

“Jadi saya pengennya bunda paud kelurahan atau kecamatan ikut memonitor jadi nanti 2 minggu pertama sekolah minimal bunda paud kelurahan dan kecamatan bisa hadir di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Untuk itu, Hany meminta Bunda PAUD di Kota Cilegon mulai dari kecamatan hingga kelurahan, memastikan dan memantau langsung masa transisi terlaksana dengan proses yang menyenangkan.

“Jadi ga harus mereka duduk diem, guru ngajar di depan. Jadi sekarang SD itu anak ga harus baca tulis ngga, tapi belajarnya sambil bermain,” ucapnya. (Ully/Red)