Polres Cilegon bersama Pemkot, Kodim Cilegon, tokoh maayarakat dan agama, ormas dan LSM menggelar deklarasi cinta damai saat di Mapolres Cilegon, Jumat(16/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Untuk menciptakan situasi Kota Cilegon aman dan kondusif, Polres Cilegon terus menjalin silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat.

Pada Jumat (16/10/2020), Polres melaksanakan deklarasi cinta damai bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan LSM se-Kota Cilegon. Kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Kota Cilegon, Kodim 0623 Cilegon dan sejumlah perwakilan forkopimda.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, untuk menciptakan situasi aman dan tertib di masyarakat perlu melibatkan seluruh elemen. Menurutnya, menjaga kondusifitas di Cilegon tidak bisa dilakukan satu unsur saja. Begitu juga, sebanyak apapun personel polisi belum tentu bisa menciptakan situasi kondusif bila tidak ada kesadaran masyarakat untuk turut terlibat.

Baca juga  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Kimia Terguling di SPBU Grogol

Maka dari itu, deklarasi melibatkan berbagai unsur masyarakat ini diharapkan seluruh elemen dapat bersama-sama menciptakan situasi di Cilegon aman dan tertib.

“Karena ini ada ormas, ada LSM ada berbadan hukum sehingga punya kewajiban tentunya dalam membantu bersama menjaga keamanan, ketertiban,” ungkap Kapolres kepada Selatsunda.com usai deklarasi.

Ia menyatakan, upaya dalam menjaga Cilegon kondusif dilakukan secara menyeluruh dalam situasi apapun. Bukan hanya terkait kejadian demo penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law, beberapa waktu lalu tetapi juga momentum lainnya. Ia berharap, dengan deklarasi cinta damai pada akhirnya kondusifitas Cilegon dapat tercipta.

“Menyeluruh (menjaga kantibmas). Mau itu sifatnya ada pilkada, Covid-19, maraknya aksi unjuk rasa, semua. Endingnya aman dan tertib,” tuturnya.

Baca juga  Lahan Kuburan di Cilegon Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien COVID-19

Sementara, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku, silaturahmi seperti yang dilaksanakan di Polres bukan kali ini saja. Namun pemkot dan forkopimda kerap menggelar deklarasi yang sama.

Ia menyatakan, deklarasi damai ini bukan hanya terkait maraknya aksi unjuk rasa di Cilegon tetapi damai juga dapat tercipta di situasi lainnya. Maka dari itu, pihaknya bersyukur pemkot dalam menciptakan situasi kondusif dibantu aparat kepolisian dan TNI.

“Pemerintah daerah merasa dibantu oleh aparat kepolisian dan TNI. Dalam rangka bukan hanya besok ada demo saja, bukan. Tapi semuanya,” pungkasnya. (Ully/Red)