KPU Kota Cilegon menggelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pilkada Cilegon 2020 yang digelar di salah satu hotel di Cilegon, Jumat (16/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon 2020.

Ada sebanyak 297.045 pemilih dalam DPT yang memiliki hak pilih. Angka ini jauh lebih meningkat sebanyak 6.474 pemilih dibanding DPT pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sebanyak 290.571 pemilih.

Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kota Cilegon Mulya Mansur menjabarkan, dari total 297.045, untuk pemilih laki-laki sebanyak 149.160 pemilih. Sementara pemilih perempuan sebanyak 147.885 pemilih.

Disebutkan terinci data 8 kecamatan di Kota Cilegon, meliputi, Kecamatan Cibeber sebanyak 38.867 pemilih, Kecamatan Cilegon 33.858 pemilih, Kecamatan Citangkil 53.737 pemilih. Untuk Kecamatan Ciwandan 34.160 pemilih, Kecamatan Grogol 28.682 pemilih, Kecamatan Pulomerak 32.053 pemilih. Sementara di Kecamatan Jombang 47.321 pemilih dan Kecamatan Purwakarta sebanyak 28.367 pemilih.

Baca juga  Begini Cara Dinas Perpustakaan Kota Serang Atasi Parkir Sembarangan!

“Hari ini, kami (KPU) telah menetapkan Data Pemilih Tetap untuk Pilkada 2020. Totalnya sebanyak 297.045 TPT. Angka ini lebih meningkat dibandingkan Pilres tahun lalu,” kara Mulya kepada awak media ditemui usai rapat pleno penetapan DPT yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Jumat (16/10/2020).

Tak hanya DPT yang mengalami peningkatan, Data Pemilih Sementara (DPS) juga mengalami kenaikan dibandingkan Pilres tahun lalu sebanyak 296.200 atau naik sebanyak 845 pemilih.

“Kami sebelum menentukan DPT tersebut ada uji publik dimana semua pemangku kebijakan ikut serta, baik RT dan RW. Dari angkanya mengalami peningkatan,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi menjelaskan, DPT tersebut merupakan data yang sudah ada dalam Sistem Data Pemilih (Sidalih) yang diinput data secara nasional, sehingga KPU memastikan jika data sudah dilakukan pemutakhiran sampai pada penetuan DPT.

Baca juga  Guru dan Tenaga Honorer di Kota Serang Terima Tambahan Honor Dari Pemerintah Pusat

“Kami ada pemutakhiran dengan Sidalih. Ini sudah dinput berdasarkan Sidalih juga,” katanya.

Ia menyatakan, KPU dengan jumlah DPT tersebut akan membatasi maksimal 500 per TPS. Ini dilakukan mempertimbangkan kondisi Covid-19 di saat pelaksanaan pencoblosan.

“Tadinya sebanyak 800. Namun, karena Covid – 19 maka dikurangi maksimal menjadi 500 pemilih per TPS. Dengan penetapan DPT ini juga memastikan jika jumlah TPS ditentukan sebanyak 784 TPS di Kota Cilegon,” imbuhnya. (Ully/Red)