Walikota Cilegon Edi Ariadi bersama Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono dan Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon melakukan razia tempat hiburan malam di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (10/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sejumlah tempat hiburan malam (THM) di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) masih bandel beroperasi ditengah wabah Covid-19 yang belum mereda. THM kedapatan operasi saat Pemerintah Kota Cilegon, unsur Forkompinda dan ormas melalukan razia di JLS pada Sabtu (10/10/2020) mulai pukul 00.00 WIB.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, Walikota Cilegon Edi Ariadi bersama Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono dan Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon turun langsung dalam razia tersebut.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi saat razia di tempat hiburan malam di JLS

Pemangku kebijakan di Cilegon ini menyisir  THM yang buka di sekitar JLS. Beberapa tempat hiburan malam seperti Alexxa Lounge and Karaoke, New Roger Karaoke, dan Angel Karaoke terpantau masih buka. Di lokasi, sempat terjadi adu mulut antara ormas Islam dengan beking tempat hiburan malam. Pihak yang membekingi THM geram tidak ada pemberitahuan razia.

Saat razia di Alexxa Lounge and Karaoke, Pemkot Cilegon dan forkompinda terlihat masuk ke dalam untuk memastikan tempat hiburan itu tutup atau buka. Satu persatu room karaoke dimasuki petugas. Petugas mendapati hampir seluruh room ditemukan wanita pemandu lagu tengah bersama dengan pengunjung.

Selain THM, petugas juga menyisir warung remang-remang di sekitaran JLS. Dari beberapa tempat ditemukan warung menjual minuman keras tradisional.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, razia yang dilakukan secara gabungan ini menindaklanjuti keluhan yang disampaikan sejumlah ormas dan LSM tentang masih membandelnya THM di JLS beroperasi. Razia ini juga bentuk antisipasi pencegahan penyebaran virus corona di wilayah Kota Cilegon.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

“Meski di sini (JLS) masuk wilayah Kabupaten Serang tapi kan lingkunganya masuk Pemkot Cilegon. Tapi saya tidak ingin membedakan ini Serang atau Cilegon yang penting dampak dari keberadaan mereka (THM), bisa berdampak buat Cilegon. Oleh karena itu, saya, unsur muspida dan ormas menertibkan mereka,” kata Walikota kepada awak media ditemui di lokasi.

Edi menambahkan, pihaknya terkait THM di wilayah Kabupaten Serang yang masih beroperasi akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Tempat hiburan yang buka akan dilaporkan.

“Meski dari Pemkab Serang enggak ada nanti saya akan sampaikan. Mungkin terlalu jauh ke Cilegon. Yang jelas, Satpol PP di Cilegon enggak diam begitu aja. Mereka harus sigap menjaga masyarakat,” tambah Edi.

Edi mengklaim, THM di Kota Cilegon masih mengikuti instruksi yang disampaikan Pemkot Cilegon untuk tutup di saat pademi covid-19 (virus corona). Meski belum yakin, Edi memerintahkan Kadis Satpol PP, Juhadi M Sukur untuk terus memonitoring.

“Kalau Cilegon aman. Bocor atau enggak nanti saya cari tahu lah. Tapi sepanjang itu, saya selalu tekankan ke Pak Juhadi (Kepala Satpol PP Cilegon) THM di Cilegon bisa disipilin. Mereka harus patuh pada aturan,” klaim Edi.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

Sementara terkait keberadaan sejumlah warung kecil yang menjual minuman keras tradisional, pihaknya mengaku akan segera melakukan penertiban persuasif dan humanis.

“Besok kita tertibkan hari ini yang gede – gede dulu. Persuasif enggak langsung, dilarang bisa atau dibongkar,” pungkasnya.

Dilokasi yang sama, Dandim Cilegon, Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kodim Serang mengenai THM di wilayah JLS.

“Iya pasti. Ini semua dilakukan agar tidak ada lagi yg merasa diuntungkan dan dirugikan. Untuk kapan akan digelar razia gabungan dengan pihak Kabupaten Serang, nanti akan di informasikan. Dan akan dilakukan evakusi kembali untuk hal ini,”

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, razia yang tujuannya selain menegakan aturan protokol kesehatan juga dilakukan untuk menghindari gesekan masyarakat dan ormas dengan THM.

“Sebenarnya enggak pas juga kalau ormas ikut dalam hal ini apalagi menyaksikan seperti tadi malam. Maka itu, khawatir ada gesekan kami hadir dalam razia ini,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Cilegon bersama gugus tugas patroli gabungan selalu gencar melakukan patroli malam di berbagai THM di Cilegon.

“Kami mah sering gabungan melakukan patroli ini,” ucapnya. (Ully/Red)