20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaPeristiwaDapat Kursi Roda, Dua Disabilitas di Ciwandan Minta Helldy Bantu Berwirausaha

Dapat Kursi Roda, Dua Disabilitas di Ciwandan Minta Helldy Bantu Berwirausaha

-

CILEGON, SSC – Semangat Sumardi (34) untuk bangkit berjuang bisa bekerja layaknya manusia normal tidak runtuh. Warga Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon yang memiliki keterbatasan dalam berjalan ini tak ingin menyusahkan orangtuanya.

Sumardi sebelumnya sempat menjalani usaha peternakan dengan keterbatasan fisiknya. Namun sejak 2004, dia tidak bisa lagi melanjutkan usahanya karena kondisi terus menurun. Selama 16 tahun, dia pun bergantung hidup dari orangtuanya yang bekerja dengan penghasilan apa adanya dari mengemis.

Doanya yang dipanjatkan kepada Allah SWT pun didengar. Sumardi yang ingin bekerja kembali bangkit setelah mendapat kursi roda atas bantuan dari Walikota Cilegon Terpilih, Helldy Agustian.

Dengan kursi roda yang diberikan sangat terbantukan bagi dia. Sekarang dia tidak lagi bergantung orang lain membantunya. Sumardi ingin menggunakan kursi roda yang didapatnya untuk hidup mandiri.

“Keinginan saya setelah mendapat kursi roda ini, hidup mandiri. Saya berharap bisa mandiri untuk kedepannya,” ujar dia saat Walikota Terpilih Helldy memberi bantuan di rumahnya.

Sumardi tidak hanya mandiri menjalani hidup sehari-hari tetapi juga ingin bekerja kembali. Selama ini diakui dia tidak ada bantuan stimulus pemerintah untuk usaha peternakanya yang dijalaninya. Apalagi bantuan kursi roda. Mudah-mudahan, kehadiran Walikota Terpilih tidak hanya membantunya saja tetapi kaum disabilitas yang bernasib sama dengannya.

“Kalau diizinkan. Saya cuman berharap, mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah membantu orang seperti saya. Karena sebelumnya saya pernah mencoba usaha peternakan. Tetapi gagal, karena terkait dana pakan dan sebagainya. Mudah-mudahan pak wali, ke depan bisa membantu saya kembali usaha ternak lagi,” tuturnya.

Nasib Sumardi tidak jauh berbeda dengan Reni Rachmawati. Perempuan yang juga warga Lingkungan Penauan ini lumpuh sejak bayi. Diusianya yang menginjak 33 tahun, Reni tidak bisa berbuat banyak. Dia sempat bekerja di warung sembako adiknya di Terminal Merak tiga tahun lalu. Namun tidak bisa melanjutkan pekerjaan karena terbatas oleh kondisi fisik.

Ia bersyukur mendapatkan bantuan kursi roda dari Helldy. Ia berharap, selain bisa menjalani kehidupan sehari hari juga bisa membantu kembali bekerja.

“Senang sekali dengan bantuan kursi roda ini. Bisa keluar dengan orang di luar. Kalau sebelumnya cuman di rumah saja. Mudah-mudahan, saya berharap bisa usaha dagang, warung kecil. Saya berharap, perduli saja, jangan sama saya saja tapi orang lain juga yang nasibnya sama,” tandasnya.

Sementara, Walikota Terpilih Helldy tergugah dengan hidup Sumardi dan Reni. Helldy datang memberi bantuan secara pribadi membantu warga yang kesulitan berjalan dan kurang mendapat perhatian pemerintah.

Helldy mengaku miris perangkat pemerintah yang terdekat seperti tingkat Kelurahan semestinya bisa membantu. Sebagai pelayan masyarakat pemerintah harus hadir dan melayani warganya terutama yang kurang mampu.

“Kelurahan harus jadi garda terdepan dalam rangka pelayanan masyarakat. Harusnya informasi seperti ini datang dari Kelurahan. Kita dapat dari RT RW, jadi kita tergugah dan langsung turun kesini,” tuturnya.

Helldy mengaku tidak terganggu ada pihak yang menyebutnya memberikan kursi roda adalah pencitraan. Dia mengatakan, saat ini bukan lagi pilkada. Haknyalah untuk membantu warga yang kurang mampu.

Saat menjabat nanti, ia akan mengevaluasi kinerja pemerintah sebelumnya dalam menangani masalah disabilitas. Karena dari informasi yang diperolehnya banyak kaum difabel yang haknya tidak terakomodir. Bahkan banyak yang ingin bekerja belum tersampaikan padahal sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Nanti kita mendata terlebih dahulu. Dengan melihat data RT RW, melakukan langkahnya seperti apa. Setelah data valid, kita simpulkan keinginan-keinginan mereka yang pengen UMKM dan berbisnis. Dalam hal ini mereka harus sama dengan yang normal,” harapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2