20.1 C
New York
Kamis, April 23, 2026
BerandaPeristiwaDemokrat Banten Prioritaskan Bakal Calon Walikota Cilegon yang Ikut Fit and Proper...

Demokrat Banten Prioritaskan Bakal Calon Walikota Cilegon yang Ikut Fit and Proper Test

-

SERANG, SSC – DPD Partai Demokrat Provinsi Banten mengadakan uji kelayakan dan kepatutan atau Fit and Proper Test terhadap bakal calon kepala daerah Kota Cilegon yang digelar di Kantor DPD Demokrat Banten di Kota Serang, Rabu (29/5/2024).

Dalam tahapan lanjutan penyaringan tersebut terdapat dua bakal calon walikota Cilegon yang mengikutinya. Kedua kandidat bakal calon tersebut yakni Anggota DPRD Cilegon Terpilih dari Partai Golkar, Robinsar dan Ketua DPC Demokrat Cilegon, Awab.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan fit and proper test yang datang dua yah, pertama Pak Robinsar dan kedua Pak Hj Awab. Yang lain tidak hadir, seperti Dede Rohana, Pak Alawi, Pak Isro Mi’raj,” ujar Ketua DPD Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya.

Iti mengungkapkan, alasan beberapa kandidat bakal calon tidak hadir karena tengah melakukan urusan politik di partai masing-masing.

“Katanya tadi informasinya arena semua sedang proses ke DPP masing-masing. Jadi mengedepankan ke DPP,” ujarnya.

Hasil dari penjaringan yang dilakukan pihaknya, kata Iti, seluruhnya akan disampaikan ke DPP.

“Ya itu yang akan kami laporkan, artinya yang mendaftar berapa yang ikut fit and proper test berapa. Nanti yang akan mengeluarkan rekomendasi adalah DPP,” terangnya.

Kata Mantan Bupati Lebak dua periode, prinsipnya semua partai memiliki mekanisme. Demokrat akan memprioritaskan bagi bakal calon yang hadir mengikuti fit and proper test.

“Artinya kita memilih yang menjadi skala prioritas bakal calon yang datang. Itu sebagai bentuk dan menghargai partai-partai politik yang akan berkontestasi di Pilwalkot,” ujar Iti.

Iti menyatakan, pihaknya dari dua bakal calon yang mengikuti fit and proper test akan melaporkan hasilnya ke DPP. Nantinya, DPP akan memberikan surat penugasan.

“Nanti mungkin pertimbangannya, dari DPP akan mengeluarkan surat tugas dulu. Jadi misalkan dari dua yang tadi datang, akan dikeluarkan surat tugas. Kalau Demokrat diberi waktu 1 bulan. Satu bulan ini, dia sudah berkoalisi tidak, kemudian sudah ada pasangannya belum,” paparnya.

“Baru nanti kita mengeluarkan rekomendasi kalau sudah berpasangan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen