SERANG, SSC – Walikota Serang, Syafrudin meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang agar menyusun program kerja untuk 2021 sesuai dengan kondisi yang terjadi di Kota Serang. Hal itu disampaikanya saat menghadiri rapat Forum Rencana Kerja Organisasi Prangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan Kota Serang 2021 di salah satu Rumah Makan di Kota Serang.
“Kami berharap dalam rangka menyusun rencana kerja ini disusun dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Serang,” ujar Syafrudin dalam sambutannya, Kamis (27/2/2020).
Ia menyatakan, beberapa permasalahan menyangkut kesehatan yakni belum sinkronnya program daerah dengan pusat. Maka dari itu, Syafrudin meminta agar Dinkes mensinkronkannya dengan program prioritas tahun 2021 mendatang.
“Yang menjadi permasalahan di Kota Serang ini yang sesuai dengan program pusat antara lain stunting dan gizi buruk kemudian juga kemiskinan ini juga harus menjadi program prioritas dari Dinas kesehatan,” ungkapnya.
Syafrudin memuturkan, angka stunting berdasarkan standar nasional yaitu 27 persen sedangkan angka stunting di Kota Serang yaitu hanya 5,8 persen. Dengan melihat angka tersebut, ia meminta Dinkes bisa menekan angka stunting di Cilegon.
“Melalui rencana kerja pada saat ini mudah-mudahan stunting di Kota Serang ini dapat berkurang, paling tidak sesuai dengan programnya itu bisa hingga 1 persen,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinkes Kota Serang, Iqbal memaparkan, Fokus penyusunan program Dinkes 2021 yaitu mengenai beberapa permasalahan yang belum terselesaikan ditahun-tahun sebelumnya.
“2021 kita masih prioritasnya turunkan stunting, turunkan angka kematian ibu dan bayi, termasuk juga gizi masyarakat, gizi buruknya kita turunkan, gizi kurusnya kita turunkan,” paparnya.
Selain itu, beberapa penyakit menular dan tidak menular, merupakan program prioritas yang akan dimasukan dalam rencana kerja untuk 2021.
“Termasuk juga mengenai pengendalian penyakit menular tidak menular, isinya itu sekarang kan ngtren yang namanya anak muda udah kena diabetes, usia muda sudah kena jantung, itu pengendalianya itu mengenai screening nanti,” pungkasnya (MG-01)

