Suasana Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (5/9/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC –  Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon akan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk memulai penataan Situ Rawa Arum. Anggaran untuk pembuatan DED (Detail Engineering Design) Master Plan Situ yang berlokasi di Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol ini akan dialokasikan pada 2024 mendatang.

Kepala Bidang Pariwisata (Kabidpar) pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Cilegon Neli Evalinda mengatakan, usai pembebasan lahan Situ Rawa Arum oleh Dinas PUPR Cilegon, pihaknya tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk pembuatan DED dan Master Plan.

“Alhamdullilah sekarang Situ Rawa Arum sudah milik Kota Cilegon dan sudah dilakukan pembebasan pintu masuk oleh PUPR. Dengan adanya pintu masuk, Situ Rawa Arum bisa semakin digiatkan kembali.  Pada kamis (7/9/2023) nanti kita akan rapat dengan lintas OPD untuk mematangkan kajian Situ Rawa Arum,” kata Neli kepada Selatsunda.com, Selasa (5/9/2023).

Baca juga  Pansus Raperda RPJPD Bedah Total Pembangunan Kota Cilegon di 2025-2045

Menurut Neli, Situ Rawa Arum merupakan nafas pariwisata Kota Cilegon. Di mana memiliki multi player efek yang cukup besar untuk masyarakat. Pihaknya berharap, ke depan Situ Rawa Arum dapat menjadi salah satu destinasi wisata mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cilegon.

“Jadi, kita (Pemkot Cilegon) akan terus menjadikan Situ Rawa Arum menjadi objek wisata seperti situ-situ yang ada di Serang dan Jawa Barat. Sehingga bisa menjadi penyumbang PAD untuk Kota Cilegon,” ujarnya.

Kata Neli, mengenai sertifikat yang diterima dari Provinsi Banten kepada Kota Cilegon, total luas Situ Rawa Arum 8,8 hektar. Luasan tersebut sangat cukup untuk kantong parkir.

“Pembangunan Situ Rawa Arum akan dilakukan secara bertahap itu pun tergantung DED dan Master Plan,” ujarnya.

Baca juga  Kisah Pelajar Cilegon, Bayu Bakhtiar Sukses Raup Omset Puluhan Juta, Ini Bisnisnya

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Grogol, Husen Saidan mengucapkan terima kasih atas keperdulian Pemkot Cilegon yang telah membebaskan lahan untuk pintu masuk Situ Rawa Arum.

“Alhamdulllah atas keperdulian semua masyarakat dan Pemkot Cilegon terhadap Situ Rawa Arum sehingga tempat ini bisa menjadi objek wisata yang menyenangkan di Kota Cilegon,” ujarnya.

Dijelaskan Husen, jika luas lahan di Situ Rawa Arum mencapai 8,2 hektar persegi dari total lahan 27 hektar persegi. Hal ini karena, beberapa hektar sudah hilang dan dibangun beberapa perusahaan.

“Sebelumnya ada 27 hektar persegi, tapi hanya tersisa 8,2 hektar,” pungkasnya. (Ully/Red)