Petugas Kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon melakukan pengecekan unggas mati akibat terserang penyakit Tetelo,” Rabu (4/8/2021). Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Ditengah penyakit covid-19, ratusan hewan unggas warga yang berlokasi di Lingkungan Kerotek, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon tiba-tiba mati mendadak. Ungas itu diduga mati karena terserang virus tetelo atau Newcastle Disease.

Melihat kejadian ini, Petugas Kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon langsung mendatangi kejadian serta mengambil sampel unggas yang mati mendadak

Kepala Seksi Kesehatan Hewan pada DKPP Kota Cilegon Dina Safitri membenarkan kejadian ratusan unggas milik warga di Kalitimbang mati secata mendadak tersebut.

“Dari hasilaporan warga, kami petugas (DKPP) Cilegon langsung mengecek kondisi di sana. Kami khawatir meninggalnya unggas tersebut karena terserang flu burung,” kata Dina terkonfirmasi,” Rabu (4/8/2021).

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

Ia menjelaskan, unggas yang mati berupa ayam dan bebek peliharaan warga. Pihaknya juga telah melakukan pengambilan sampel terhadap beberapa unggas.

“Hasilnya negatif flu burung, tetapi positif tetelo,” ungkapnya.

Lanjut Dina, meski ratusan unggas mati karena terserang tetelo, warga tak perlu khawatir dengan kejadian matinya unggas tersebut.

“Enggak usah khawatir. Kami minta agar
unggas yang mati ini tidak dimasak tetapi dikubur saja,” lanjut Dina.

Untuk mencegah kejadian ini, kata Dina, pihaknya memberikan cairan disinfektan di lokasi matinya unggas tersebut.

“Kami minta agar pemilik unggas selalu memberikan vitamin dan obat-obatan untuk menjaga kesehatan unggas,” pungkasnya. (Ully/Red).