Gedung DPRD Cilegon

CILEGON, SSC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mendorong honor dan insentif para guru yang mengajar di daerah Gunung Watulawang, Lingkungan Pasir Salam, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol untuk dinaikan.

Ketua DPRD Cilegon, Isro Miraj mengatakan, berdasarkan hasil rapat gabungan pembahasan APBD-P 2021 di Bandung, Jawa Barat, telah disepakati antara legislatif dan eksekutif untuk menaikan honor dan insentif bagi para guru yang mengajar di daerah pedalaman. Karena selama ini, honor dan intensif yang diterima tidak sebanding dengan tanggung jawab yang para guru lakukan.

Selain itu, DPRD juga mendesak agar Pemkot Cilegon menaikan honor para 149 kepala sekolah (Kepsek) se-Kota Cilegon.

Baca juga  Kejari Cilegon Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Rokok Tanpa Cukai

“Saya minta Pemkot Cilegon bisa merealisasikan kenaikan ini. Saya miris mendengar jika honor dan intensif para guru dan kepala sekolah ini. Jangan sampai saya dengar lagi jika para guru yang mengajar di wilayah pengunungan tidak diperhatikan dan tidak lagi para guru ini menggunakan tabungan siswa lagi,” kata Isro kepada awak media, Rabu (29/9/2021).

Kata Isro, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan (Dindik), total kepala sekolah di Cilegon sebanyak 149 Kepsek dengan tunjangan sebesar Rp 1,1 juta sedangkan pada APBD-P 2021 akan naik sebesar Rp 1,2 juta.

“Untuk guru dengan kondisi daerah tertentu (rawan bencana) silahkan tanya ke Dindik Cilegon. Karena mereka yang punya data guru-guru mana saja yang punya kriteria naik. Sementara untuk 149 kepala sekolah, APBD yang akan disiapkan sebesar Rp 18 juta,” kata Isro.

Baca juga  Gegara Ngantuk, Minibus Daihatsu Xenia Nyungsep ke Sawah di Kawasan Banten Lama

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon Ismatullah membenarkan jika DPRD mendorong tunjangan kepala sekolah dan honor guru di daerah pendalaman, dinaikan.

“Keputusannya tinggal di paripurna saja besok, Kamis (30/9/2021) pagi, akan diputuskan di sidang paripurna apakah naiknya di anggaran perubahan atau APBD 2022 mendatang. Kalau udah diputuskan besok, saya baru bisa jawab. Jadi keputusannya besok aja,” pungkasnya. (Ully/Red)