20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPemerintahanDPRD Cilegon Sentil Banyak Kepala OPD Tak Hadir Paripurna KUA PPAS 2025

DPRD Cilegon Sentil Banyak Kepala OPD Tak Hadir Paripurna KUA PPAS 2025

-

CILEGON, SSC – Kursi yang biasanya diisi oleh Kepala OPD saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cilegon, banyak kosong. Hal ini menjadi sorotan Anggota DPRD Kota Cilegon, Erik Airlangga saat saat digelarnya Rapat Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan Perubahan kebijakan umum APBD dan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara KUA PPAS Tahu 2025, Kamis (10/7/2025).

Erik Airlangga menyorot hal itu saat Rapat Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS Tahu 2025, berjalan. Politisi Golkar ini melayangkan interupsi saat Paripurna yang berjalan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, Sokhidin. Dalam rapat itu turut hadir Wakil Ketua II DPRD Cilegon, Masduki dan Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo.

“Kita lihat di kursi di belakang ini, ada kekosongan yang luar biasa dari OPD-OPD. Tadi disampaikan, Pak Wali dan Ketua DPRD ada di Jakarta karena bertemu dengan KPK,” ujar Erik.

Erik melihat, dalam rapat paripurna hanya beberapa Kepala OPD yang hadir. Kepada mereka yang rajin dan hadir mestinya diberikan apresiasi.

Ia menyatakan, agar apa yang disampaikannya dapat menjadi cacatan untuk Wakil Walikota Fajar Prabowo. Jangan sampai jika tidak diteindak lanjuti maka akan menjadi cacatan buruk bagi DPRD.

“Tapi kita lihat pada hari ini adalah ada beberapa kepala dinas saja, maka ini harus menjadi catatan pak wakil walikota. OPD yang yang hadir dan rajin dalam mengikuti paripurna harus diberikan apresiasi juga,” ungkapnya.

“Jangan sampai nanti ini menjadi catatan buruk kita semua,” terangnya.

Sementara, Wakil Walikota Cilegon Fajar Prabowo menyatakan, interupsi yang disampaikan DPRD tadi soal masih ada kepala OPD tak hadir menjadi catatan bagi pihaknya. Memang kata Fajar, pihaknya telah mendapat laporan ada beberapa kepala dinas yang tidak hadir dengan beberapa alasan. Sebagian dari mereka menghadiri kegiatan, sakit dan lainnya.

“Saya harus koreksi juga. Nggga seluruhnya, ada yang mendapatkan tugas,” tuturnya.

Fajar menjelaskan, setelah mendapat catatan dari DPRD langsung meminta daftar absensi. Pihaknya nanti akan memberikan teguran agar kedepan kepala OPD bisa sungguh-sungguh serius.

“Saya instruksikan minta absennya, absennya sudah ditangan saya. Nanti kita berikan teguran agar sungguh sunggu serius. Makanya tadi saat saya menyampaikan speech, saya sampaikan untuk serius,” ucapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen