CILEGON, SSC – Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto menyatakan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 yang dilaksanakan di Kota Cilegon dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis pelaksanaan program TMMD Ke-125 secara virtual dengan Mabes TNI AD di Pemkot Cilegon, Kamis (10/7/2025).
Danrem 064/MY Andrian mengatakan, program TMMD Ke-125 yang akan dilaksnakan Kodim 0623 Kota Cilegon ini akan dilaksanakan di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber. Program TMMD akan berlangsung kurang lebih satu bulan yang akan dimulai pada 23 Juli 2025. Kegiatan TMMD akan menitik beratkan dua sasaran utama yakni sasaran fisik dan non fisik.
“Jadi kegiatan ini akan dimulai pada tanggal 23 Juli sampai tanggal 21 Agustus, selama kurang lebih satu bulan. Kemudian kegiatannya ada bersifat fisik dan pembangunan infratruktur maupun kegiatan yang bersifat non fisik. Itu yang menjadi titik berat kegiatan ini,” ujar Dandrem Andrian kepada awak media.
Dandrem mengungkapkan, salah satu sasaran pembangunan infastruktur fisik pada TMMD ini adalah pembangunan jalan yang menghubungkan lingkungan di Kelurahan Cikerai sepanjang 1 kilometer.
“Betul, makanya kalau kita simak kegiatan fisiknya ini kan pengerasan badan jalan kemudian gorong-gorong,” ujarnya.
Tentunya pembangunan jalan ini dengan bekerja sama dengan Pemkot Cilegon, kata Danrem, ke depan dapat berkelanjutan. Jalan tidak hanya sebatas pengerasan tetapi selanjutnya dapat dapat dilakukan pengaspalan sehingga program yang dihasilkan dapat berjalan optimal.
“Tadi saya sampaikan ke Pak Wakil Walikota (Fajar Prabowo), agar kepedan dapat berkelanjutan sehingga jalan ini nanti dapat berfungsi maksimal,” paparnya.
“Kalau hanya mungkin sebatas pengerasan tanpa langkah berikutnya, misalnya hotmix atau pengerasan aspal, nanti percuma saja, rusak lagi,” sambungnya.
Danrem mengharapkan agar pembangunan jalan ini dapat memudahkan akses masyarakat. Terutama dapat mempermudah masyarakat saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Itu pasti, jalan itu kan begitu penting. Menghubungkan satu kelurahan ke kelurahan lain. Yang selama ini mungkin mereka harus muter jauh. Tapi dengan jalan yang kita bangun, sebagai program pemerintah daerah Cilegon, itu akan memudahkan akses bagi masyarakat,” paparnya.
Selain sasaran utama pembangunan fisik jalan, Danrem juga menyinggung, sasaran tambahan lainnya juga dilakukan. Seperti pembangunan rutilahu, jambanisasi dan lainnya.
“Diantaranya ada fisik tambahan, seperti rutilahu, pembuatan sumur bor, untuk daerah yang membutuhkan air untuk tempat pesantren. Kemudian ada juga kegiatan jambanisasi, penanaman pohon. Jadi kegiatan ini kan kita buat selama satu bulan bagaimana betul betul memberikan dampak ke masyarakat,” pungkasnya.
Sementara Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo bersyukur Kota Cilegon pada tahun ini menjadi kota yang menjalankan progam TMMD ke-125.
Pemkot sebagai tim asistensi, spenuhnya akan mendukung program TMMD. Ia memastikan, program TMMD dapat memberikan dampak luar biasa kepada masyarakat.
“Pemkot Cilegon sendiri sebagai tim asistensi, jadi makanya saya menyampaikan, untuk dinas terkait untuk koooperatif. Nanti kegaitannya, masyarakat yang terima manfaatnya. Kita pastikan kegiatan TMMD ini Cilegon bisa mendapatkan impact yang luar biasa,” pungkasnya. (Ronald/Red)

