Penumpang baru saja turun dari kapal saat sandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Belum lama ini. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kepala UPTD (Unit Pelayanan Terpadu Daerah) Puskesmas Pulomerak Isnayati menyatakan, Pulomerak masuk dalam wilayah yang paling rentan dalam penyebaran virus corona.

Dua kelurahan yang paling rawan penyebaran virus corona yakni, Kelurahan Taman Sari dan Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak.

“Kalau saya datanya peningkatanya luar biasa. Per hari penyebarannya mencapai  2 hingga 5 orang terkonfirmasi virus corona,” kata Isnayati kepada Selatsunda.com, Senin (26/10/2020).

Salah satu faktor tingginya penyebaran corona di Pulomerak, kata Isna, karena wilayah tersebut menjadi daerah perbatasan yang dilalui keluar masuk penumpang baik menyeberang dari Pelabuhan Merak maupun sebaliknya Pelabuhan Bakauheni.

“Pasien ini rata-rata pelaku perjalanan dari luar kota. Terus dia sakit dan masuk ke rumah sakit dengan keluhan penyakit penyerta. Tak hanya itu, kesadaran masyarakat terhadap 3M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan) semakin menurun. Dengan faktor itulah membuat Pulomerak paling rentan terhadap penyebaran covid-19 untuk 2 kelurahan tersebut,” kata Isna.

Baca juga  Warga Cilegon Keluhkan Lampu Penerangan PJU di JLS Banyak Yang Mati

Ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol covid-19 sehingga penyebaran virus corona di wilayah Merak dapat ditekan dengan cepat.

“Tentu kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan harus tetap dikedepankan. 3M harus tetap dijalankan oleh masyarakat. Kami berharap, dengan kesadaran 3M mampu menekan menurunya angka covid-19 khususnya di wilayah Pulomerak,” imbaunya.

Peta sebaran konfirmasi Covid-19 Kota Cilegon pada  Minggu (25/10/2020) pukul 16.00 WIB untuk wilayah Pulomerak untuk pasien yang di rawat 12 orang, sembuh 32 orang dan meninggal 3 orang. (Ully/Red)