
CILEGON, SSC – Dua motor yang terparkir di Kantor Dinas Kota Cilegon, raib digondol maling, Jumat (8/6/2026). Dua motor tersebut dicuri oleh pelaku yang sama hanya dalam hitungan sekitar 20 menit.
Dari rekaman CCTV yang diperoleh Selatsunda.com, aksi maling motor tersebut dilakukan oleh dua pelaku.
Pencurian pertama dilakukan sekitar pukul 14.24 WIB. Dari rekaman CCTV, keduanya terlihat memakai helm.
Pelaku yang membonceng mengenakan sweater berwarna hitam dengan celana panjang. Sementara satu pelaku yang dibonceng bertubuh pendek mengenakan kaos berwarna coklat dan bercelana pendek.
Hanya dalam durasi waktu 20 menit, kedua pelaku kembali ke beraksi di parkiran Kantor Dinsos Cilegon. Mereka kemudian menggondol kembali satu unit motor.
Kepala Dinsos Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma dikonfirmasi membenarkan adanya pencurian motor di Kantor Dinsos Cilegon. Ia menyatakan, sebelum kejadian memang pelayanan agak ramai. Namun berdekatan dengan itu, pencurian terjadi.
“Tadi itu memang pelayanan ramai, kita itu di jam 15.00 WIB itu agak sepi dan teman-teman tidak fokus untuk menjaga itu,” ujarnya.
Pencurian dua motor itu, kata Lia, hanya sekitar setengah jam. Ia menduga, pelaku saat beraksi sudah mengetahui kondisi lapangan di saat sepi.
“Sepertinya tidak ada satu jam, kurang lebih 15 sampai 30 menit. Saya tidak memperhatikan di cctvnya, tetapi cepat banget, dia tahu situasi. Karena dalam kondisi sepi,” terangnya.
Dua motor yang digondol maling, kata Lia, satu unit milik siswa yang sedang menjalani praktek kerja lapangan (PKL) dan satu unit lainnya milik pegawai Dinsos.
“Motor yang satu milik motor anak PKL. Yan kedua, motor karyawan. Jadi dua sekaligus,” ucapnya.
Ia menyatakan, memang di Kantor Dinsos tidak terdapat tenaga keamanan ataupun pengamanan dalam (pamdal). Pihaknya hanya memanfaatkan tenaga yang ada di kantor.
“Kami tidak ada pamdal, hanya memanfaatkan tenaga di kantor, tenaga reaksi cepat. Jadi memang kita tidak punya tenaga keamanan,” terangnya sera menjelaskan pencurian tersebut baru pertama terjadi sejak Kantor Dinsos diresmikan.
Ia mengungkapkan, paska kejadian tersebut pihaknya telah melaporkan ke kepolisian. Dinsos turut memberikan pendampingan kepada korban.
“Sudah, sudah. Tadi kami melapor (ke Kepolisian). Yang kehilangan juga sudah. Kami dampingi juga. Pemilik motor dan Dinas Sosial,” pungkasnya. (Ronald/Red)




