20.1 C
New York
Kamis, Mei 21, 2026
Beranda Peristiwa Dua Peserta Calon Komisaris Independen PCM Terindikasi Pengurus Parpol, Pansel Nyatakan Dokumen...

Dua Peserta Calon Komisaris Independen PCM Terindikasi Pengurus Parpol, Pansel Nyatakan Dokumen Administrasi Pengunduran Diri Penuhi Syarat

0
57

CILEGON, SSC – Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Komisaris PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Saeful Bahri  mengatakan, ada sebanyak 12 dari 17 peserta asal Banten yang dokumen persyaratan aslinya telah dinyatakan lengkap setelah diumumkan lolos seleksi berkas administrasi. Saeful menyatakan, termasuk dua peserta yang disebut-sebut terindikasi pengurus partai politik.

Diketahui, Pansel telah mengumumkan peserta calon komisaris independen PCM yang lolos seleksi berkas administrasi. Dari 23 peserta yang mendaftar, 17 peserta dinyatakan lolos seleksi berkas administrasi. Dari 17 peserta pada pengumuman tersebut, dua peserta terindikasi pengurus partai politik yakni Ketua DPD II Partai Golkar Cilegon, Ratu Ati Marliati dan Wakil Ketua DPP PPP, Rapih Herdiansyah.

“Kemarin tahapan verifikasi administrasi berkas dokumen asli yang harus diserahkan kepada pansel. Khusus untuk 12 pendaftar yang domisilinya di Provinsi Banten, dokumennya sudah diverifikasi dan diserahkan ke pansel. Alhamdulillah semua dokumen dapat dibuktikan ada,” ungkap Saeful diwawancarai awak media saat pelaksanaan tahapan Uji Kompetensi dan Keahlian Peserta Calon Komisaris Independen PCM di salh satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (20/5/2026).

“Termasuk dokumen yang ramai di media terkait calon yang terindikasi pengurus partai politik. Ada tiga dokumen, pertama surat pernyataan pengunduran diri, kedua berita acara pleno Partai Golkar tanggal 1 Mei 2026 yang memuat penunjukan karateker Ketua Partai Golkar Kota Cilegon, dan ketiga surat permohonan agar pengunduran diri tersebut segera diterbitkan putusannya oleh DPP. Dokumen-dokumen itu ada dan diserahkan, sehingga itulah yang menjadi dasar lolos administrasi,” ucapnya.

“Ada juga peserta lain yang sempat disorot publik karena terindikasi pengurus inti parpol. Yang bersangkutan menyerahkan dua dokumen, pertama menyatakan sudah tidak lagi menjadi pengurus partai, kedua surat keputusan dari ketua umum PPP yang menyatakan yang bersangkutan bukan lagi anggota maupun pengurus partai. Semua dokumen bertanggal sebelum 11 Mei. Jadi semua clear dan clean,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, lima peserta yang dari luar Banten telah menjalani verivikasi admistrasi dokumen asli sejak pagi. Hingga tes Psikologi digelar, terdapat satu peserta yang tidak hadir.

“Tadi pagi pukul 07.30 sampai 08.00, lima calon dari luar Provinsi Banten menjalani verifikasi administrasi asli. Yang hadir empat orang, satu tidak hadir. Sampai tes psikologi dimulai tadi, peserta dari Bandung juga tidak hadir,” paparnya.

Ia mengungkapkan, UKK dilaksanakan dua hari yakni 20 Mei dan 21 Mei 2026. Untuk Tanggal 20 Mei dilaksanakan ujian psikotes dan 21 Mei dilakukan tes tertulis penulisan makalah dan wawancara.

“Hari ini (Kemarin,Red) fokus psikotest mulai pukul 09.30 sampai sekitar 17.30. Besok dilanjutkan uji kompetensi oleh tim pakar dan pansel mulai pukul 08.00 dengan tahapan tes tertulis, penulisan makalah, dan wawancara,” pungkasnya. (Ronald/Red)