20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPeristiwaEmak-Emak di Kota Cilegon Menjerit Harga Beras Naik

Emak-Emak di Kota Cilegon Menjerit Harga Beras Naik

-

CILEGON, SSC – Emak-emak di Kota Cilegon, Iis Rahmayanti (50 tahun) mengaku terkejut dengan kenaikan harga beras di pasar tempat biasa dia berbelanja. Warga Kecamatan Jombang ini saat ditemui di Pasar Keanggotaan mengatakan, saat ini harga beras satu liter disebut mencapai Rp 18.000 dari yang tadinya berkisar Rp 13.000.

“Kaget saja yang biasanya per liter Rp 13.000 per kilo sekarang jadi Rp 18.000 per kilo Kalau beli per karungnya aja bisa sampai Rp 400.000. Kalau harga kaya gini mahalnya, sama aja cekek masyarakat kecil,” kata Iis kepada Selatsunda.com, Kamis (15/2/2024).

Ia menambahkan, dia akibat kenaikan harga beras yang mencapai Rp 18.000 per kilo ini  terpaksa mengurangi pembelian beras dalam jumlah besar.

“Yah mau ga mau tetap dibeli berasnya. Memang mau makan apa? Solusinya saya beli berasnya di kurangi,” tambah Iis

Iis mengaku tidak tahu perihal pemicu kenaikan tersebut.

“Gak tahu kenapa naiknya. Tapi kenaikan beras ini udah terjadi sejak sebulan lalu,” ujarnya.

Senada dengan Iis, warga Kadipaten, Yati Hadiati (60 tahun) juga mngaku kebingungan dengan tingginya harga beras yang sudah berlangsung sejak sebulan lalu ini. Bahkan, sampai saat ini belum ada perhatian apapun dari pemerintah dengan naiknya harga beras tersebut.

“Apalagi bulan depan sudah mau Ramadhan dan Lebaran, tapi harga beras turus menerus tinggi harganya. Cobalah pemerintah ada solusi. Yang naik bukan hanya beras tapi semua sembako pun ikut naik,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2