Kepala BPKAD Kota Cilegon, Maman Mauludin saat diwawancara di Gedung DPRD Cilegon, Kamis (13/8/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sebanyak 6.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akhirnya bisa bernafas lega. Pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 27,5 miliar untuk membayar gaji ke-13 untuk semua pegawai. Ini dicairkan sesuai  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2020 tentang gaji ke-13.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati membernarkan jika Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah) Kota Cilegon, Maman Mauludin telah melaporkan gaji ke-13 sudah dapat dicairkan.

“Tadi pak Maman (Kepala BPKAD) sudah lapor jika gaji ke-13 sudah cair pada hari ini. Total anggaranya mencapai Rp 27,5 miliar untuk 6.000 pegawai,” kata Sari Suryati kepada awak media ditemui usai Rapat Paripurna Persetujuan bersama KUAPPAS tahun anggaran 2021 dan rapat paripurna penyampaian rancangan KUA PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2020 di Aula Rapat Paripurna Cilegon, Kamis (13/8/2020).

Sari menambahkan, salah satu faktor keterlambatan pencairan gaji ke-13 karena adanya aturan pusat yang tidak membolehlan kabupaten/kota untuk mencairkan gaji tersebut.

“Kita kan nunggu aturan dari pusat. Kalau pusat sudah setuju sekarang dicairkan langsung kita (Pemkot Cilegon) langsung dicairkan sekarang juga,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPKAD Cilegon, Maman Mauludin mengungkapkan, gaji ke-13 diberikan untuk semua pegawai di Pemkot Cilegon. Semua OPD sudah dapat mengajukan pencarian.

“Semua OPD udah bisa mengajukan ke kami. Mudah-mudahan cairnya gaji ke-13, bisa membantu dan memenuhi kebutuhan teman-teman ASN ditengah covid-19,” harapnya.

Sementara Salah satu TKK di Bagian Umum Pemkot Cilegon Dea Raesa Apriliani mengaku sumringah akhirnya gaji ke-13 cair.

“Alhamdullihah cair juga. Apa yang udah ditunggu dari bulan Juli lalu, pada Agustus ini udah cair. Rencannya uang itu akan saya gunakan untuk kebutuhan anak sehari-hari. Kalau yang punya anak sekolah uangnya bisa dipake untuk tambahan biaya sekolah,” ujar Dea dengan nada senang. (Ully/Red)