CILEGON, SSC – DPD II Partai Golkar Kota Cilegon sudah mulai mematangkan kader-kadernya untuk maju berkontestasi pada Pemilu Legislatif (pileg) 2024. Mengingat sebentar lagi pada Mei 2023 ini, pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Caleg) untuk Pemilu 2024 dijadwalkan sudah akan dibuka.
Ketua Dewan Pertimbangan DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi mengatakan, berkaca kemenangan Partai Golkar sebagai suara terbanyak dengan 10 kursi pada Pileg 2019 lalu yakin sejarah itu dapat terulang kembali pada Pileg 2024.
Iman menyatakan, kemenangan kala itu banyak komponennya baik peran partai itu sendiri maupun strategi yang dilakukan caleg.
Dengan melihat sejarah tersebut, Iman meminta agar seluruh pengurus partai bekerja keras dan juga bakal caleg yang akan maju dapat menyiapkan strategi untuk pemenangan di Pileg 2024.
Iman menyatakan, di era politik saat ini, hasil kemenangan caleg salah satunya ditentukan dengan strategi memanfaatkan teknologi dalam berpolitik atau disebutnya political digital. Selain dengan turun ke masyarakat secara langsung, strategi political digital sangat efektif dan tidak dapat dielakan untuk mendapat simpati publik.
“Sekarang ini kan, era politik sekarang ini yang harus disadari oleh caleg-caleg Golkar adalah era digital. Kalau saya menyebutnya political digital. Nah political digital itu yang tidak bisa dihindarkan oleh caleg-caleg Golkar. Selain teritorial, sekarang ini semacam Instagram, tiktok dan sebagainya, itu menyertai dan itu harus dipahami oleh para caleg. Semua caleg harus menggunakan dengan pendekatan itu,” ujar Iman disela kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa di Kantor DPD Golkar Cilegon, Selasa (11/4/2023).
“Jadi betul (bacaleg) harus melek medsos, itu wajib hukumnya. Kalau nggak, sekmentasi itu bisa tertinggal,” sambungnya.
Meski memang di zaman ini adalah era digital, namun kata Iman, bacaleg Golkar diminta tetap untuk melakukan stategi lainnya untuk meraih pemenangan.
“Jadi semua metode, teriotiral digarap, silaturahmi digarap, political digitalnya digarap dan sebagainya, jadi semua harus dilakukan,” ungkapnya.
Soal target kursi pada Pileg 2024 dengan berkaca pada pengalaman Pileg 2019, Golkar Cilegon memasang target 12 kursi. Menurutnya target itu rasional.
“Semua target politik pasti lebih besar. Kalau Sekarang kan 10 kursi dan bisa naik, kita realistis saja. Kalau Golkar rasional saja, 10 kursi naik jadi 12 kursi, itu sudah bagus,” ungkapnya.
Sejauh ini dalam mempersiapkan bacaleg yang akan berkontestasi pada Pileg 2024, kata Iman, Golkar Cilegon telah menyiapkan beragam kader. Baik kader inkumben, kaum milenial dan lain sebagainya.
“Kombinasilah ada yang lama dan ada yang baru. Caleg-nya banyak, mix, ada anak muda, ada inkumben yang lama dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Cilegon, Ratu Ati Marliati juga menyampaikan hal yang sama. Seluruh Bacaleg yang akan maju pada Pileg 2024 harus menyiapkan seluruh strategi pemenangan salah satunya dengan menggunakan media sosial.
“Jadi semua sarana alat komunikasi di pakai semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Ati menyatakan, Golkar Cilegon paska Lebaran akan kembali memastikan kadernya yang akan maju sebelum pendaftaran caleg dibuka. Strategi politik yang telah dilakukan oleh para bacaleg, kata Ati, di review dengan memberikan masukan agar Golkar menang pada Pileg 2024.
“Semisalnya, oh (caleg) ini sudah maksimal, kekurangannya disini, kita berikan saran. Jadi selain secara umum, secara individual kita ada pemetaan yang berbeda,” pungkasnya. (Ronald/Red)

