20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
Beranda Peristiwa Harumkan Nama Cilegon, Tim Kontigen Lasqi NJ Kota Cilegon Raih Juara III...

Harumkan Nama Cilegon, Tim Kontigen Lasqi NJ Kota Cilegon Raih Juara III Tingkat Nasional di Bogor

0
363

CILEGON, SSC – Tim Kotigen DPD Lasqi (Lembaga Seni Qasidah Indonesia) NJ Kota Cilegon berhasil mengharumkan nama Kota Cilegon di tingkat nasional. Yang mana, para kontingen ini berhasil meraih juara III tingkat nasional diajang Pemilihan Duta-duta Qasidah tingkat Nasional ke XXVIII tahun 2025 di Bogor.

Ketua DPD Lasqi Kota Cilegon Farah Fatika Sari membenarkan jika Kota Cilegon berhasil membawa nama baik Kota Cilegon di kancah nasional pada ajang Pemilihan Duta-duta Qasidah tingkat Nasional. DPD Lasqi Kota Cilegon merupakan utusan dari Kontingen Lasqi Provinsi Banten.

“Diajang ini, kami mengirimkan 4 kontingen maju untuk mengikuti perlombaan. Kontigen Rebana Klasik Remaja Putri, Kotigen Bivo Pop Anak-Anak, Kontigen Bivo Pop Gambus Anak-Anak dan Bivo Pop Dewasa Laki-Laki,” kata Farah, Senin (8/12/2025).

Dari keempat kontigen yang mengikuti lomba, sambung Farah, kontingen Rebana klasik remaja putri dan Bivo gambus anak juara 3 tingkat nasional.

“Meskipun saya baru beberapa bulan dilantik, mereka (kontingen) ini mampu dan bisa mengharumkan nama baik Cilegon di kancah nasional. Mereka membuktikan jika Cilegon bisa meraih juara. Karena, sebelum perlombaan, mereka terus berlatih tanpa henti,” sambung Farah.

Menurut Farah, keberhasilan yang telah diberikan oleh para kontingen asal Cilegon ini, menjadi bukti bahwa generasi muda Cilegon Selatan memiliki potensi seni, kreativitas, serta nilai religius yang kuat sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh warga di Kota Cilegon untuk terus berkarya, menjaga tradisi seni Islami, serta mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Farah juga menyampaikan, keberadaan Lasqi ini menjadi salah satu warisan leluhur yang harus dilestarikan. Bukan hanya Golok Day, namun kosidah juga harus juga diperhatikan bahkan dilestarikan.

“Karena Cilegon ini merupakan kota santri, dan kebanyakan ibu-ibunya sangat mencintai musik kosdah gambus. Jadi supaya tidak tergerus zaman kita perlu berkolaborasi dengan pemerintah kota dan legislatif sehingga bisa membawa nama baik Kota Cilegon,” harapnya. (Ully/Red)