Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat melakukan latihan sepak bola. Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Sebagian masyarakat di Kota Cilegon telah banyak mengenal Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono memiliki hobi bermain bola. Tetapi tidak banyak yang tahu klub bola yang ia kagumi.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat ditemui Pokja Wartawan DPRD Cilegon,” Rabu (4/8/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

Pria lulusan Akademi Polisi 2002 ini ternyata fans berat dengan klub bola AS Roma. Sigit menyukai klub bola asal negara Italia itu karena diisi pemain-pemain terbaik dunia.

“Akhir tahun 90an sampai awal tahun 2000an itu AS Roma sedang garang-garangnya karena pemainnya berkualitas,” ungkapnya saat berbincang singkat dengan awak media di kantornya, Rabu (4/8/2021).

Saking fans berat dengan klub bola itu, dia bahkan menyebut deretan nama-nama pemain terbaik mulai dari Francisco Totti, Gabriel Batistuta dan lainnya.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

“Waktu itu masih ada Nakata, Batistuta, Emerson, Zebina, dan Montella yang akhirnya berhasil menjadi juara Serie A Italia saya fans berat AS Roma saat itu,” ujarnya.

Selain klub internasional, mantan penyidik KPK ini juga memiliki tim nasional yang disukainya.

“Kalau klub Indonesia pastinya saya ngefans sama PSIS Semarang karena dekat dengan kota kelahiran saya,” terangnya.

Sigit yang hobi bola sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) mengaku kerap bermain bola dominan diposisi bek kanan. Posisinya itu terilhami dari pemain terbaik klub Inter Milan, Javier Zanetti. Dia pun begitu fans dengan pemain itu menamai anak laki-lakinya, Javier.

“Karena saya menggemari Javier, saya pun menamai anak kedua saya Javier,” ujar Sigit.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

Ia mengaku, kecintaan terhadap sepak bola mempengaruhi profesinya sebagai seorang polisi. Sigit mengungkapkan, dia dengan sepak bola bisa dekat dengan masyarakat. Selain itu, strategi tim dalam bermain bola juga menjadi pengalaman berharga baginya. Seperti saat memimpin Polres Cilegon.

“Semua yang didapat dari sepak bola bisa menjadi pengalaman untuk saya. Tugas masing-masing di tim bola kan ada, bek harus bagaimana, gelandang, play maker dan lainnya. Strategi, taktik-taktik itu digunakan saat bekerja,” pungkasnya. (Ully/Red)