20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPemerintahanImigrasi Sisir 2 Industri yang Pekerjakan TKA di Cilegon

Imigrasi Sisir 2 Industri yang Pekerjakan TKA di Cilegon

-

CILEGON, SSC – Tim Pengawasan Orang Asing dari Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon melakukan penyisiran terhadap sejumlah perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kota Cilegon. Ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya penyalahgunaan izin keimigrasian.

Kepala Imigrasi Kota Cilegon Edisong mengatakan, penyisiran TKA dilakukan di dua perushaan yakni, Semen Jakarta di Jalan Lingkar Cilegon (JLS) Kelurajan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan dan Semen Conch yang berlokasi di Samuranja, Puloampel.

“Hari ini kita (Timpora) Kota Cilegon menyisiri dua perusahan yang mempekerjakan orang asing. Di dua perusahan itu, kita periksa 50 tenaga asing yang bekerja di sana,” kata Edisong kepada awak media ditemui usai konferensi pres dengan awak media di Kantor Walikota Cilegon,” Kamis (6/2/2020).

Ia menambahkan, pengawasan ini fokus terhadap dokumen keimigrasian yang dimiliki TKA. Pemeriksaan itu terkait izin TKA bekerja, Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) dan dokumen imigrasi lainnya.

“Fokus kami dengan dokumen keimigrasian apakah sudah sesuai? Itu yang harus diawasi,” tambahnya.

Meski demikian, Edisong mengaku, dari hasil operasi tidak ditemukan tenaga asing yang tidak memiliki izin tinggal yang dikeluarkan dari dinas terkait.

“Dari informasi teman-teman yang dilapangan yang memeriksa tenaga asing, tidak ditemukan sama sekali tenaga asing yang tidak berizin. Memang sih, kebanyakan yang bekerja itu dari Cina, tapi mereka masih kooperatif untuk persoalan izin,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil data yang dimiliki Imigrasi Kelas II Cilegon ada 200 tenaga asing yang bekerja di Cilegon. Adapun, kedatangan tenaga asing ini sudah ada sejak 6 Desember 2019 lalu sebelum beredarnya virus Corona.

“Sebelum virus Corona ini, warga Cina yang datang ke Cilegon sudah ada. Nah, waktu perayaan Imlek pada Sabtu (25/1/2020) lalu, ada 5-6 orang dari warga Cina yang belum datang dari negara terpapar virus Corona. Bahkan, ada juga beberapa industri yang akan melakukan proyek di 2020 ini akan mulai, tapi tertunda dengan adanya virus corona ini,” ucapnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2