20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaPeristiwaInkubator Bisnis di Kota Cilegon Peroleh Sertifikat dari KemenkopUKM

Inkubator Bisnis di Kota Cilegon Peroleh Sertifikat dari KemenkopUKM

-

CILEGON, Selatusnda.com – Salah satu Inkubator Bisnis UMKM yang ada di Kota Cilegon yakni Rumah Berdaya Cilegon (RBC) mendapat sertifikat inkubator wirausaha bisnis. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM RI) di Sekretariat RBC yang berada di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Rabu (2/11/2022).

Penyerahan sertifikat inkubator bisnis kepada RBC diberikan oleh Staf Deputi Kewirausahaan KemenkopUKM RI. Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta beserta sejumlah pejabat Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DinkopUK) Kota Cilegon.

Analis Kebijakan Ahli Muda pada Deputi Kewirausahaan KemenkopUKM RI, Eti Budiningsih mengungkapkan, kedatangannya di Kota Cilegon sebagai bentuk koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon khususnya DinkopUKM Kota Cilegon terkait pendirian inkubator bisnis.

Kata Eti, pendirian inkubator bisnis biasanya hanya pada universitas negeri atau swasta. Namun saat ini didorong untuk dari pemerintahan maupun swasta.

“Kita juga evaluasi inkubator yang sudah ikut pendaftaran ke kita,” ujarnya.

RBC, ungkap Eti, menjadi satu-satunya lembaga inkubator di Cilegon yang telah resmi mendapatkan sertifikat dari KemenkopUKM RI.

“Di Cilegon baru satu ini, RBC. Semoga ke depan bisa getok tular lah. Kita tidak percaya secara lisan saja, makanya kita monitoring ini (RBC), tetapi hasilnya baik dan bagus-bagus,” ungkapnya.

Ia menyatakan, sertifikat inkubator bisnis yang diberikan KemenkopUKM RI berlaku tiga tahun. Namun, setiap tahunnya dilakukan monitoring dan evaluasi.

“Mudah-mudahan semakin banyak inkubator bisnis di Cilegon,” harapnya.

Sementara, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengapresiasi RBC telah resmi menjadi inkubator bisnis khususnya UMKM. Itu Artinya, kata Sanuji, saat ini RBC menjadi mitra Pemkot Cilegon.

“Beberapa lembaga sudah mengajukan inkubator bisnis UMKM Kota Cilegon,” ujarnya.

Dengan melihat tujuan pendiriannya, kata Sanuji, inkubator bisa menjadi penyambung lidah, fasilitasi, pembinaan, pendidikan dan dibawah ikubator UMKM bisa berkomunikasi dan bekerjasama dengan lembaga lain untuk promosi UMKM.

“Keuntungan adanya inkubator adanya bimbingan harian, seperti kursus. Sekarang pemasaran berbasis digitalisasi, masuk di marketplace dunia digital. Minimal pakai media sosial, harus perlu kebiasaan, pelatihan,” paparnya.

Sanuji mengungkapkan, sampai saat ini jumlah UMKM di Cilegon ada sekitar 20 ribu UMKM. Namun itu baru terdata jumlahnya secara agregat belum didata nama dan alamat secara lengkap dengan aplikasi oleh DinkopUKM. Diharapkannya, dapat terdata secara keseluruhan sehingga pemerintah dapat membantu UMKM.

“Kita belum ada sistem yang memantau UMKM kita harian. Beberapa UMKM kita sudah ekspor. Kendala UMKM kompleks, yang mereka perlukan dukungan pemerintah,” paparnya.

Di tempat yang sama, Direktur RBC Nia Desmalia mengatakan, saat ini ada sekitar 600 UMKM dibawah RBC. Ia bersyukur RBC menjadi satu-satunya Inkubator di Kota Cilegon yang mendapatkan sertifikat inkubator bisnis dari KemenkopUKM.

“Intinya kami lembaga yang mendampingi pelaku usaha. Sesuai dengan kurikulum kami, pra inkubasi, masa inkubasi dan pasca inkubasi,” jelasnya.

Nia menambahkan, pelaku usaha yang akan bergabung dengan RBC menjalani tahap seleksi. “Kita lengkapi legalitasnya, izin edar produknya, sampai pemasaran, permodalan. Memertemukan tenant dengan para investor seperti perbankan, industri. Kami sedang penjajakan ke Banten, kemitraan dengan kementerian,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut selain penyerahan sertifikat, kegiatan juga dirangkai dengan berbagai kegiatan. Beberapa hasil produk UKM di Kota Cilegon yang menjadi binaan RBT, seperti bir pletok dan aneka keripik disuguhkan untuk menyambut KemenkopUKM RI. (Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2