CILEGON, SSC – Menjelang Mudik Lebaran 2023, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Cilegon sudah mulai tancap gas memperbaiki Jalan Lingkar Selatan atau JLS yang mengalami kerusakan.
Diketahui, Jalan Lingkar Selatan atau JLS akan menjadi salah satu akses jalan pada arus Mudik Lebaran tahun ini. JLS akan menjadi akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan. Di mana Pelabuhan Ciwandan digunakan untuk pemudik motor dan truk yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera dari Pulau Jawa mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak.
Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kota Cilegon Retno Anggraeni mengatakan, perbaikan JLS sudah mulai dilakukan sejak Senin, 27 Maret 2023 lalu. Sampai saat ini pekerjaan perbaikan masih terus dilakukan.
“Untuk perbaikan JLS sudah kita lakukan dari hari Senin tanggal 27 Maret. Kita sudah mulai kerjakan sampai saat ini,” ungkapnya, Jumat (31/3/2023).
Retno menjelaskan, pihaknya dalam memperbaiki JLS fokus pada dua pekerjaan yang diprioritaskan yakni perbaikan jembatan dan jalan. Dari yang tercatat sedikitnya ada 7 titik area jembatan yang mengalami kerusakan. Sementara untuk jalan antara 5 sampai 7 titik yang rusak.
Kata Retno, saat ini fokus perbaikan jembatan dari 7 titik area jembatan yang mengalami kerusakan, 5 titik diantaranya sudah mulai diperbaiki. Baru setelahnya akan dilakukan perbaikan ruas-ruas jalan yang rusak.
Pekerjaan baik perbaikan area jembatan dan jalan itu akan dimulai dari wilayah Ciwandan ke arah Kota Cilegon.
“Ini sedang kita kebut. Ini sudah masuk lumayan cepat, hingga Jumat ini saja sampai nanti malam sudah 5 jembatan,” ungkapnya.
“Jadi sekarang yang sudah kita benerin dari Ciwandan, Jembatan Cigelereng kanan Kiri sebanyak 2 jembatan, Cigeblak kanan 1 jembatan, Lebak denok kanan kiri 2 jembatan dan baru gelar slag siap aspal. Jadi, kita rapikan yang sisi belakang (area Ciwandan). Baru kemudian di depan Cilegon Park baru depan Forbis, Cijalumpang, Cimahe Cigondang,” sambungnya.
Ia menyatakan, seluruh perbaikan itu dilaksanakan dengan bantuan atau sumbangan dari industri.
“Yang lubang itu kita tutup dengan slag. Slag itu kan pengganti agregat, LPA, LPB. Setelah ditutup, kemudian dipadatkan dahulu setelah itu kita lapis dengan aspal. Itu dari yang terhimpun dari industri,” terangnya.
Ia memprediksi, seluruh perbaikan baik jembatan dan jalan dapat diselesaikan sepuluh hari sebelum (H-10) Lebaran sehingga dapat digunakan untuk jalur mudik.
“Kita tidak ada libur, hari sabtu dan minggu tetap kerja. Prediksi kami H-10 Lebaran sudah selesai,” harapnya. (Ronald/Red)

