CILEGON, SSC – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menyatakan, ketersediaan stok darah pada pekan kedua Desember 2025 mengalami penurunan dibanding bulan November lalu.
Kepala UDD PMI Kota Cilegon, Arriadna mengatakan, stok darah pada Senin (15/12/2025) tercatat sebanyak 100 kantong sementara pada Selasa (26/12/2025) sebanyak 48 kantong.
Meski terdapat penurunan stok darah, kata Arriadna, pihaknya optimis tetap mengupayakan ketercukupan stok darah di Cilegon dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2026.
“Untuk kebutuhan darah untuk minggu kedua memang kelihatannya agak menurun dibandingkan November lalu, Ketersediaan agak menurun,” ujar Arriadna, Belum lama ini di Kantor PMI Cilegon ditulis Selatsunda.com, Jumat (18/12/2025).
“Sementara kita tetap mengupayakan ketercukupan dari kebutuhan darah di Cilegon. Tetapi insya Allah dengan kegiatan yang kami lakukan setiap hari, mudah-mudahan tidak ada hambatan dalam penyediaan darah di PMI Cilegon,” sambungnya.
Pemenuhan stok darah itu, kata Arriadna, dilakukan dengan mengadakan kegiatan donor darah di masyarakat dan juga industri salah satunya dengan mobile unit.
Ia mengakui, belakangan memang terdapat satu kendala dalam mengumpulkan pendonor dengan mobile unit.
Mobile unit yang biasa menjaring pendonor di Landmark, tidak bisa lagi dilakukan. Karena lokasi landmark tengah direhab. Kedepan untuk menjaring warga donor darah, pihaknya akan menempatkan mobile unit di Kawasan Bonakarta.
“Kedepan kita akan menyiapkan untuk di masyarakat, selain permintaan di perusahaan, kita akan pindahkan di kawasan Bona. Disitu cukup ramai juga, akses masyarakat juga ke situ terjangkau,” tuturnya.
Sementara untuk penggalangan donor darah yang dilakukan di Car Free Day (CFD), banyak diminati masyarakat.
“Kalau kita buka di CFD, itu bagus. Itu minat masyarakat bagus. Kadang kalau kita tutup, masih ada yang mengajukan,” ucapnya.
Arriadna mengungkapkan, umumnya industri juga banyak mengajukan untuk donor darah. Namun saat menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 ini, permintaan mengalami penurunan.
“Sementara permintaan dari industri di akhir tahun ini, memang ada penurunan. Karena mungkin liburan, jadi ada penurunan. Jadi banyak yang tidak melaksanakan donor darah di perusahaan padahal itu yang biasanya cukup membantu,” papar Arriadna seraya menjelaskan pihaknya juga membuka layanan donor darah di Kantor UDD PMI Cilegon tepatnya di RS Krakatau Medika dari pagi hingga pukukl 20.00 WIB.
Biasanya, kata Arriadna, keterbutuhan akan darah saat libur hari raya atau libur nasional seperti libur Nataru, tidak begitu tinggi. Kecuali untuk pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.
“Biasanya (Nataru) lebih menurun. Jadi seperti puasa, musim libur, permintaan dari RS tidak tinggi. Kecuali untuk pasien-pasien yang membutuhkan transfusi rutin. Seperti talasenia, cuci darah. Itu rutin, kita punya perencanaan setiap minggunya. Itu yang kita dahulukan ketersediaannya karena dia rutin,” pungkasnya. (Ronald/Red)





