20.1 C
New York
Kamis, Mei 14, 2026
BerandaPeristiwaJualan di Pinggir Jalan Pasar Kranggot, Aktivitas Pedagang Ganggu Lalulintas

Jualan di Pinggir Jalan Pasar Kranggot, Aktivitas Pedagang Ganggu Lalulintas

-

CILEGON, SSC – Meski sudah berulang kali ditertibkan oleh petugas, pedagang di Pasar Kranggot yang berlokasi di Lingkungan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, lebih memilih berjualan di pinggir jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas warga yang hendak masuk kedalam pasar terganggu.

Berdasarkan pantauan Selatsunda.com di lokasi, terlihat para pedagang berjualan hampir disepanjang jalan masuk menuju pasar. Jalan masuk juga tampak makin sempit oleh keberadaan pedagang. Selain itu, warga yang membawa kendaraan baik roda empat dan roda dua terlihat berhenti karena arus lalu lintas menuju pasar macet total. Salah satu warga Sukmajaya, Devi Komalasari mengaku, sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi di pasar.

“Sangat terganggu dengan kondisi ini. Karena, kalau sudah macet pasti enggak beraturan. Semestinya, dari awal kondisi ini diperbaiki oleh pihak pengelola pasar maupun Pemda,” kata Devi di lokasi, Sabtu (26/1/2019).

Sementara itu, salah seorang pedagang, Karmila, menyatakan, lebih nyaman berjualan di pinggir jalan dibandingkan di dalam pasar.

“Saya lihat lokasi yang di dalam itu justru kurang strategis. Apalagi, banyak pembeli justru lebih senang berjualan di pinggir jalan dibandingkan di dalam pasar,” ujar Karmila.

Ia mengakui, berjualan di pinggir jalan tidak diperbolehkan. Hal itu dilakukan karena tidak ada cara lain. Menurutnya, berjualan di dalam pasar malah membuat barang dagangannya tidak laku apalagi harus bersaing harga dengan pedagang lainnya.

“Saya kira pemerintah masih kurang begitu tegas dengan aturan yang mereka miliki. Meskipun tempat sudah disediakan, tapi pedagang lebih memilih berjualan di pinggir jalan. Kalau saya tetap berjualan di dalam, enggak laku. Apalagi persaingan antar pedagang di sini sangat ketat,” ungkapnya.

Ia berharap, agar pemerintah bisa menata ulang lapak pedagang sehingga bisa digunakan sebaik mungkin oleh para pedagang.

“Saya berharap, pemerintah bisa menata ulang lapak milik pedagang dengan rapih,” harapnya. (MG-01)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2