20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaMaritimKapal Nelayan Sampoerna Disapu Angin Puting di Perairan Pulau Tunda, 1 Pemancing...

Kapal Nelayan Sampoerna Disapu Angin Puting di Perairan Pulau Tunda, 1 Pemancing Tewas

-

SERANG, SSC – Kapal nelayan, KM Sampoerna yang tengah membawa sejumlah pemancing terbalik dan tenggelam setelah disapu angin puting beliung di Perairan Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Sabtu (27/2/2021). Insiden tersebut mengakibatkan 1 penumpang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Selatsunda.com, saat itu KM Sampoerna yang dinakodai Rifai tengah mengangkut 6 pemancing asal Jakarta dari Pelabuhan Karangantu. Pada pukul 04.30 WIB di bagian utara Perairan Pulau Tunda, kapal tiba-tiba disapu angin puting beliung. Kejadian tersebut mengakibatkan kapal terbalik dan tenggelam.

“Karena kena angin puting beliung, kapal terbalik,” ujar Kasubdit Patroli Ditpolairuda Polda Banten, AKBP Saidin dikonfirmasi.

Kejadian, kata Saidin terjadi tidak jauh dari Pulau Tunda atau hanya sekitar 4 mil. Mendapati kapal tersebut terbalik, warga dan nelayan setempat serta petugas Polairuda langsung memberi pertolongan.

Dalam kejadian tersebut, seorang penumpang asal Jakarta Pusat bernama Chairul Komarudin meninggal dunia. Sementara 6 penumpang lain termasuk nakoda kapal dinyatakan selamat. Keenam yang selamat yakni, Rifai (nakoda kapal), Suryadi Nugroho (penumpang), Alek Nugraha (penumpang), M Syuhada (penumpang), Barji (penumpang) dan Dwinanto Ramadhan (penumpang).

“Kita ketahui ada 1 orang penumpang meninggal dunia. Sementara nakoda dan 5 orang penumpang lain selamat,” tuturnya.

Seluruh penumpang yang selamat dan meninggal langsung dievakuasi ke Pelabuhan Karangantu, Kota Serang. Jasad korban yang meninggal kemudian dibawa ke RSUD Drajat Prawiranegara Serang untuk diproses lebih lanjut.

“Hari itu juga, dibawa ke rumah sakit. Sekitar  jam 08.00 WIB tadi kita evakuasi,” tandasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2