20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
Beranda Peristiwa Kasus Dugaan Pembunuhan Anak di BBS Cilegon Naik  Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Pembunuhan Anak di BBS Cilegon Naik  Tahap Penyidikan

0
446

CILEGON, SSC – Kasus dugaan pembunuhan yang dialami anak politisi PKS Maman Suherman, MA (9) yang terjadi pada Selasa (16/12/2025) di rumahnya di Perumahan BBS 3, Ciwaduk, Cilegon naik ke tahap penyidikan. Hal ini diungkapkan Kapolres Cilegon, AKBP Raja Taripar Laut Silitonga.

Kapolres Martua Silitonga mengatakan, penyidik telah mendapati adanya tindak pidana kejahatan pada kasus ini. Sebanyak 8 orang saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Iyah benar sekarang sudah masuk tahap penyidikan. Berbagai barang bukti dan 8 saksi sudah kami periksa. Semua barang bukti pda saksi ini, sedang kami rangkai secara utuh. Berikan waktu kepada kami untuk melaksanakan tugas kami,” kata Kapolres, Jumat (19/12/2025).

Kapolres mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus dugaan pembunuhan itu. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus menjadi terang benderang.

“Masih dalam pendalaman, berikan waktu kepada kami, aparat kepolisian, melaksanakan tugas kami. Saksi yang sudah kita periksa sudah 8 orang. Doakan saja. Penyidikan terus kami lakukan agar bisa terungkap semuanya,” ujar Kapolres.

Terkait informasi mengenai kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian yang tidak berfungsi, Martua memastikan hal tersebut tidak menjadi hambatan berarti bagi penyidik.

“Enggak juga sih, enggak juga kesulitan. Meskipun CCTV itu mati di dalam rumah, tapi kami insya Allah bisa berupaya maksimal dalam mengungkap perkara ini,” katanya.

Martua menegaskan bahwa keterangan awal dari warga maupun pihak lain tetap harus diuji secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar penetapan hukum.

“Kita tidak bisa hanya mengejar apa yang menjadi keterangan sesaat dari warga ataupun siapapun, tapi kita harus uji secara eksaknya untuk proses penyidikan ini dengan baik,” ujarnya.

Soal luka yang ditemukan pada korban, Kapolres menegaskan bahwa temuan tersebut bukan disebabkan oleh benda tumpul.

“Kalau luka tusuk itu bukan merupakan benda tumpul, tidak. Jadi kalau trauma benda tumpul itu bisa saja melalui tangan ya, ataupun anggota tubuh lainnya,” pungkasnya. (Ully/Red)