Kajati Banten, Didik Farkhan Alisyahdi, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pertamarta dan Kajari Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti pada kegiatan Kejaksaan Fair, Rabu (12/7/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon menggelar Kejaksaan Fair dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63, Rabu (12/7/2023). Kejaksaan Fair ini diselenggarakan dengan mendirikan stand pelayanan dari berbagai instansi dan juga stand UMKM.

Beberapa layanan yang disediakan diantaranya pelayanan hukum gratis dari Kejari Cilegon, layanan BPJS, layanan Disdukcapil, layanan Paspor dari Imigrasi Cilegon dan layanan perpanjangan SIM dari Satlantas Polres Cilegon. Pada event itu juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinkes Kota Cilegon, sunatan massal, donor darah, pasar murah, stand UMKM hingga pameran inovasi dari Kejari Cilegon.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Didik Farkhan Alisyahdi. Kajati didampingi Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pertamarta dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti.

“Kami membuka Kejaksaan Fair yang isinya luar biasa ada pelayanan perpanjangan sim, pembuatan paspor, bpjs dan masih banyak lagi,” ujar Didik kepada awak media.

Didik melanjutkan, Kejari Cilegon dalam kegiatan tersebut melibatkan UMKM untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Agar para UMKM diberdayakan, termasuk tadi juga ada sunatan massal, donor darah ini sebagai sumbangsih kejaksaan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Selain itu, kata Didik, Kejari Cilegon dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat juga menciptakan inovasi. Salah satunya dengan pendirian Rumah Restorative Justice (RJ).

“Bentuk inovasi, mulai dari rumah RJ virtual, posko pemilu virtual hingga wisata literasi hukum,” tandasnya.

Kemudian dalam kegiatan tersebut juga disediakan wisata literasi hukum. Stand itu disediakan untuk memberikan pemahaman hukum kepada anak-anak di Kota Cilegon.

“Jadi anak-anak sekolah diajak ke perpustakaan kita untuk diberi pemahaman tentang hukum, seperti berwisata tapi juga ada edukasi di sana tentang hukum,” ungkapnya.

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pertamarta menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang diselenggarakan Kejari Cilegon. Sanuji menuturkan, penegakan hukum harus ditegakkan secara tegas dan humanis.

“Penegakan hukum yang tegas dan humanis itu, tegas tapi suasana ceria, humanis tapi tetap tegas,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, terlebih dalam kegiatan ini terdapat sejumlah layanan dasar yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kata Sanuji, kegiatan semacam itu perlu dilakukan lebih banyak lagi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Seperti pembuatan paspor, SIM, KTP semua acara di Cilegon bagus, semua pelayanan dasar ada buat masyarakat. UMKM juga selalu dilibatkan agar geliat ekonomi bergairah,” paparnya.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Sementara, Kajari Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti menerangkan, kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 50 peserta. Sebanyak 30 stand disediakan oleh pihak kejaksaan, sementara 20 stand lainnya di bawa masing-masing instansi terkait.

“Stand ada 30 tapi ada stand bawa pelayanan sendiri, totalnya ada 50 an yang ikut serta,” ujarnya.

“Sementara kegiatan sosial kita tadi ada pelayanan donor darah, sunatan massal, pelayanan kesehatan gratis, pelayanan hukum gratis dan beberapa pelayanan lainnya,” tambahnya.

Pada kegiatan itu, kata Diana, Kejari Cilegon juga memperkenalkan sejumlah fungsi dan tugas Kejaksaan melalui inovasi yang sudah dilakukan. Seperti, rumah restoratif justice, posko pemilu virtual, dan wisata Literasi hukum.

“Melalui event ini, kami kenalkan ke masyarakat sejumlah inovasi kita mulai dari rumah restoratif justice, posko pemilu virtual dan wisata Literasi hukum,” kata Diana.

Diana berharap, dari penyelenggaraan Kejaksaan Fair tersebut, masyarakat dapat mengetahui tentang hukum.

“Ini merupakan event perdana di Cilegon dalam peringatan HBA, semoga ke depan masyarakat bisa lebih mengenal dan mengetahui hukum yang berlaku di Indonesia dan Korps Adhyaksa bisa lebih dekat dengan masyarakat luas,” pungkasnya. (Ronald/Red)