MAKASSAR, SSC – Pemkot Cilegon mendukung penuh tiga rekomendasi yang disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (APEKSI),  di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 12 Juli 2023.

Ketiga rekomendasi tersebut antara lain mengawal keberlangsungan otonomi daerah,  mengawal konsepsi Indonesia Emas 2045, serta pembangunan di seluruh daerah tetap berjalan di tengah tahun politik.

Ketua APEKSI Bima Arya Sugiarto mengatakan, pihaknya konsisten mengawal perjalanan otonomi daerah. Hal ini penting agar otonomi bukan sekedar kekuasaan bicara kewenangan, tapi terukur untuk kesejahteraan dan memakmurkan rakyat.

“Ada tiga otonomi yang kami minta, yakni otonomi bidang birokrasi kepegawian demi pelayanan publik lebih maksimal. Kemudian otonomi bidang keuangan, serta otonomi pendidikan. Sekarang ini banyak wali kota terima aduan soal zonasi, lalu ngadu soal SMA padahal kewenangan di provinsi. Kami minta semua itu dievaluasi,” katanya.

Baca juga  Dinkop dan UMKM Cilegon Dorong Pelaku Usaha Kecil Promosi Produk dengan Online

Terkait konsepsi Indonesia Emas 2045, kata Bima, narasi itu tidak akan berjalan tanpa konsolidasi, kolaborasi dan kaderisasi. “2045 siapa yang memimpin kita, tanpa disiapkan kaderisasinya dari sekarang. Oleh krn itu APEKSI menyiapkan mengumpulkan delegasi anak dari seluruh Indonesia. Mereka menyampaikan ide dan gagasan untuk Indonesia ke depan,” jelasnya.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, rekomendasi yang disampaikan pada Rakernas XVI APEKSI Makassar merupakan intisari dari aspirasi kota-kota di indonesia.

“Kami mendorong aspirasi kota-kota tersebut sejak di forum Rakorkomwil di enam wilayah se-Indonesia. Kami dari Cilegon tentu saja mendukung rekomendasi tersebut untuk diperjuangkan di tingkat nasional,” katanya.

Berkaitan dengan aspirasi dan rekomendasi tersebut, tambah Helldy, sejak awal pihaknya mendukung pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga  Kelola Sampah BBJP dengan BLUD, Dinas Lingkungan Hidup Cilegon Susun Perwal

“Soal otonomi kepegawaian itu kan kita berharap pusat memberikan kelonggaran, kewenangan kepada daerah untuk bagaimana melakukan penyesuaian sendiri. Baik dari jumlah pegawai maupun besaran honornya seperti apa,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menilai, Rakernas APEKSI kali ini penuh memori karena dari 98 wali kota, 85 wali kota di antaranya akan mengakhiri masa jabatannya.

“Makanya sangat bersejarah terlebih akan ada rotasi kepemimpinan nasional. Oleh karenanya banyak aspirasi dari kita untuk dibawa ke kancah nasional. Sebelum menyelesaikan tugas masih bisa menuntaskan gagasan yang ada,” harapnya. (ADV)