20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPemerintahanKemenhub Matangkan Pemindahan Stasiun Kereta Api Terintegrasi ke Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak

Kemenhub Matangkan Pemindahan Stasiun Kereta Api Terintegrasi ke Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak

-

CILEGON, SSC – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai mematangkan pemindahan Stasiun Kereta Api Merak untuk diintegrasikan dengan Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon dan Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak. Pengitegrasian moda transportasi atau Transit Oriented Develompment (TOD) antara kereta api dengan bus yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN) ini sebagai upaya menjadikan Pelabuhan Merak sebagai kawasan penyeberangan terpadu.

Asisten Departemen (Asdep) Niaga dan Tranportasi Kemenhub Ahmad Bastian Halim mengatakan, Kemenhub dalam merealisasikan Kawasan Penyeberangan Pelabuhan Merak Terpadu terlebih dahulu harus memindahkan lokasi stasiun kereta api. Tadinya lokasi stasiun kereta api di dalam pelabuhan, kini akan dipindahkan dan diintegrasikan langsung dengan Terminal Terpadu Merak.

Ia menyatakan, pihaknya untuk merealisasikan kawasan penyeberangan terpadu perlu duduk bersama dengan berbagai stakeholder. Baik Kementerian BUMN, Kemenko Perekonomian, PT ASDP, Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon. Karena lahan yang akan dijadikan lokasi stasiun baru merupakan lahan Pemprov Banten.

“Saat ini kita sedang menyiapkan beberapa hal yang musti diselesaikan. Kalau semua sudah selesai, baru kita langsung lakukan. Dan pembangunan kereta api di TTM ini sudah komitmen dari pemerintah untuk segera terealisasi,” kata Ahmad kepada awak media di temui usai Kegiatan Forum Group Discussion Rencna Pembangunan Stasiun Merak Baru Dalam Rangka Integrasi Ekosistem Transportasi Multi Moda Pelabuhan Merak yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (15/4/2021).

Lebih lanjut, Bastian Halim mengungkapkan, pembebasan lahan tersebut juga akan melibatkan Kementerian Agraria dan BPN. Hal itu untuk membantu pihaknya melakukan supervisi lahan yang akan dibebaskan.

Kata dia, Kemenhub menargetkan pembangunan setelah lahan dibebaskan dapat diselesaikan pada 2023 mendatang.

“Kami targetkan bisa selesai pada 2023 ini. Sehingga pembangunan fisik ini bisa memudahkan layanan transportasi kepada penumpang dalam satu kawasan agar segera dimulai,” lanjutnya.

Terpisah, Kabag Perencanaan PJ KA pada Direktorat Perkereta Apian Nurhadi menjelaskan, rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Merak di lokasi baru untuk mengintegrasikan modal transportasi kereta api dengan bus di Terminal Merak sesuai PSN.

“Untuk lahan yang ada di TTM, sebenarnya kami juga belum tahu apakah lahan yang dipersiapkan itu memang lahan milik Kementerian atau gimana. Kalau disediakan lahannya kemungkinan bisa. Tapi berat juga kalau menggeser kereta api di sana,” ujar Nurhadi.

Nurhadi menyatakan, stasiun terkait rencana tersebut akan dibangun track lurus dengan panjang 400 meter persegi. Sedangkan untuk lahan jalur kiri dan kanan, ia belum bisa memastikan jumlah lahan yang digunakan.

“Untuk jalur kanan dan kiri tergantung jumlah jalurnya,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen