CILEGON, Selatsunda.com – Tepat pada Sabtu, 1 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB, kenaikan tarif angkutan penyeberangan di 23 lintasan resmi diberlakukan tak terkecuali juga di Penyeberangan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.
Terpantau setelah kenaikan tarif diberlakukan, arus kendaraan yang menyeberang di Pelabuhan Merak, normal. Kendaraan penumpang yang masuk di Pintu Tolgate Dermaga Ekonomi/Reguler tampak lancar dan tidak terjadi kepadatan. Begitu juga kendaraan penumpang yang menyeberang melalui Dermaga Eksekutif.
Diketahui, kenaikan tarif sebesar 11 persen di lintasan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni diberlakukan untuk menyesuaikan tarif sebelumnya. Tarif ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 184 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 172 Tahun 2022 terkait tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi dan Lintas Antarnegara.
Penerapan penyesuaian tarif baru juga berdasarkan Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Nomor 185/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Tiket Terpadu Lintas Antarprovinsi pada Pelabuhan Penyeberangan di Lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Keputusan Direksi Nomor 186/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Jasa Angkutan Penyeberangan Layanan Eksekutif pada Lintas Merak-Bakauheni di Atas Kapal Milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) serta Keputusan Direksi Nomor 187/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Tiket Terpadu Layanan Eksekutif pada Lintas Merak-Bakauheni dari Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni di Lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten, Handjar Dwi Antoro mengatakan, arus kendaraan penumpang di Pelabuhan Merak pasca tarif baru diberlakukan dalam kondisi normal. Saat memantau lokasi, ia menyatakan sempat berbincang dengan pengguna jasa. Kata Handjar, pengguna jasa sudah memahami dengan adanya kenaikan tarif dan kondisi terbilang aman.
“Jadi secara umum, saya sampaikan bahwa untuk Pelabuhan Merak dan Bakauheni, kondisinya aman lancar dan terkendali,” ujar Handjar diwawancara usai meninjau kenaikan tarif di Dermaga Reguler dan Eksekutif, Pelabuhan Merak, Sabtu (1/10/2022).

Handjar menyatakan, arus kendaraan sedikit terjadi peningkatan saat tarif baru diberlakukan. Tetapi situasi normal dan pengguna jasa tidak begitu terpengaruh dengan adanya kenaikan tarif.
“Kebetulan agak sedikit terjadi peningkatan namun tidak terpengaruh dengan kenaikan tarif. Jadi ini kondisi normal saja,” tuturnya.
Penyesuaian tarif lama ke tarif baru pukul 00.00 terjadi transisi sistem. Handjar menyatakan, bagi pengguna jasa yang akan menyeberang setelah pukul 00.00 sudah dikenakan tarif baru. Namun bagi yang memesan tiket jauh sebelumnya atau misalnya 1 minggu sebelum tarif baru diberlakukan masih diizinkan menyeberang dengan tarif lama.
“Jadi buat pengguna jasa yang akan menyeberang setelah 00.00, itu dia sudah kena pemberlakuan tarif baru. Bagi yang sudah memesan tiket jauh sebelumnya, misalnya 1 minggu sebelum saat ini, itu masih diizinkan masuk dengan tarif yang lama,” terangnya.
Mengenai sosialisasi, ia mengakui masa sosialisasi selama tiga hari pasca KM 184 ditetapkan terbilang cukup singkat. Namun, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara maksimal.
“Jadi memang waktunya cukup mepet yach. Tiga hari kami diberi waktu mengadakan solsialisasi. Namun kami sudah berusaha maksimal. Banner-banner di rest area juga sudah dipasang, terus melalui media juga kami gencar menyampaikan, bahwa per 1 oktober sudah diberlakukan tarif baru. Jadi kami tetap mensosialisasikan ini sambil berjalan,” tuturnya.
Sementara, General Manager PT ASDP Cabang Merak, Lutfi Pratama menambahkan, sejauh ini sistem online pada aplikasi Ferizy saat pergantian tarif lama ke tarif baru berjalan normal. Ia juga melihat sistem saat tarif baru diberlakukan tidak terdapat kendala.
“Sejauh ini seperti kita lihat tadi pantau di lapangan, bahwa pergantian sistem berjalan normal. Jadi kita lihat tidak ada kendala. Jadi saat ini pergantian sistem dari tarif lama ke tarif baru dalam keadaan normal,” tandasnya. (Ronald/Red)

