Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono saat meninjau ke Pelabuhan Eksekutif Merak,” Jumat (29/4/2022). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyatakan pemudik yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon mengalami lonjakan yang signifikan mulai dari Kamis (28/4/2022) atau H-4 Lebaran hingga Hari ini, Jumat (29/4/2022) atau H-3 Lebaran.

Ia menyatakan, jumlah kendaraan yang masuk ke ruas Tol Merak dalam hari-hari normal berkisar 6 ribu sampai 7 ribu unit. Namun saat mudik ini tepatnya pada Kamis (28/4/2022), kendaraan pemudik mencapai 32.000 unit.

“Berarti ada peningkatan jumlah kendaraan yang mudik dari Pulau Jawa ke pulau Sumatera yang signifikan,” kata Wakapolri kepada awak media ditemui di Terminal Ekskutif Merak saat meninjau arus mudik.

Baca juga  Komisi IV DPRD CIlegon Ultimatum Tidak Setujui Usulan Anggaran DPUTR Jika Penyerapan Masih Rendah

Ia menambahkan, tingginya jumlah kendaraan yang melintas tersebut, dilihat dari kemacetan kendaraan yang ingin menyebrang ke Pelabuhan Merak sampai ke Kilometer 98.

Lanjut Eddy, beberapa faktor penyebab panjangnya anteran panjang, yaitu, antrean kendaraan saat masuk ke dalam Kapal Roro serta faktor cuaca dan ombak tinggi sehingga membuat kapal menuju ke Pelabuhan Bakauheni lambat.

“Tentunya ada faktor-faktor lain selain volume, kalau semisalnya adanya hujan, ada angin, ditambah lagi ada ombak, sehingga Kapal Roro terlihat lambat melakukan perjalanan dari Jawa ke Sumatera,” lanjutnya.

Upaya lain yang dilakukan dalam mengurai kemacetan panjang ini, sambung Waka, yakni, menambah kapal roro yang sebelumnya sebanyak 34 kapal menjadi 40 kapal.

Baca juga  Walikota Helldy Nyatakan Rotasi Mutasi Diundur, Ini Pertimbangannya

“Dan pada hari ini terjadi penambahan kapal roro 2 kapal yang sebelumnya 40 menjadi 42 kapal. Dan ASDP telah menyiapkan 1 kapal cadangan untuk menambah keperluan. Maka semua dermaga sudah di operasikan termasuk kapal yanh membawa penumpang,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada para masyarakat dan pemudik untuk bersabar dengan kondisi yang terjadi. Mengigat, terjadinya peningkatan volume kendaraan.

“Kita berharap perjalanannya tetap aman, tetap nyaman, jaga betul situasinya dalam mengemudi. Kalau capek, kalau ngantuk berarti jantan dipaksakan pada saudara-saudara kita yg melaksanakan mudik ini,” pungkasnya. (Ully/Red)