Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj saat menjadi narasumber dalam kegiatan peluncuran Perpustakaan Digital di Kejari Cilegon, Senin (4/12/2023). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Cilegon diharapkan dapat memiliki perpustakaan seperti yang dilakukan Kejari Cilegon. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj saat menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) untuk Cilegon maju, modern dan bermartabat bersamaan dengan peluncuran Perpustakaan Digital yang digelar Kejari dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon, Senin (4/12/2023).

Isro menyatakan, dengan OPD mempunyai fasilitas perpustakaan seperti yang dilakukan Kejari, menjadi salah satu penunjang meningkatkan literasi masyarakat.

“OPD tidak boleh kalah dengan Kejari, Kejari sudah hebat membuat itu (Perpustakaan Digital), karena kan Kejari sebenarnya bukan ini tupoksinya, tapi memberikan sesuatu yang mencontohkan yang baik. Maka OPD, eksekutif tidak boleh kalah dengan Kejari untuk memperluas apa yang sudah dilakukan oleh Kejari Cilegon,” ungkapnya.

Baca juga  Sambut Idul Adha 2024, Krakatau Steel Serahkan Bantuan 211 Hewan Kurban

Isro mengaku, siap mewujudkan hal itu untuk OPD sesuai dengan tupoksinya di DPRD Cilegon.

“Kami akan mendorong dianggaran, sesuai tupoksi kan, kalau kami dibolehkan membuat di DPRD secara aturan akan kami bikin, misalnya Pojok baca DPRD Kota Cilegon, seperti itu,” terangnya.

Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah menerangkan, saat ini indeks literasi Cilegon telah berangsur naik meski masih di bawah rata-rata nasional.

“Ketika awal saya masuk itu sekitar 9.04 persen, sekarang sudah 18,60 persen atau naik sekitar 143 persen, artinya kalau dari presentasinya kita naik di atas 100 persen, harapan kita targetnya yang terbaik,” ungkapnya.

Ia menyatakan, sejauh ini indeks literasi di Cilegon telah mengalami peningkatan. Hal itu dapat dicapai, berkat kerjasama seluruh stakeholder di Cilegon.

Baca juga  Penyelundupan Benih Lobster Diungkap Lanal Banten, 77 Ribu Ekor Diamankan

“Karena yang belum kita sasar untuk mendekati kelas itu salah satunya dunia usaha atau dunia industri,” paparnya.

Ismatullah menjelaskan, naiknya indeks literasi tersebut adalah upaya yang dilakukan pihaknya.  Dimana upaya itu salah satunya yakni pustakawan dari DPK Cilegon berkeliling ke beberapa industri di Kota Cilegon. Dari sebanya 240 industri, ada sebanyak 10 industri yang memiliki perpustakaan. Kedepan pihaknya akan terus merangkul induistri untuk bersama-sama meningkatkan literasi masyarakat.

“Nanti saya coba memotivasi melalui sekarang mengundang beberapa industri supaya mereka juga memahami pentingnya literasi untuk para karyawan,” pungkasnya. (*/Red)