Bayu Bahari siswa kelas X SMK BCA Cilegon yang sukses meraup puluhan juta dari berjualan fashion," Senin (20/5/2024) Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sosok pelajar asal Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Bayu Bakhtiar (17) pelajar patut untuk di contoh. Bagaimana tidak, meski masih berstatus sebagai pelajar, siswa yang duduk di kelas X di SMK Bahari Cilegon Abadi (BCA) Cilegon ini sukses menjalankan bisnis jual beli totebag, kemeja hingga tas dengan mampu meraup omset hingga puluhan juta per bulan.

Brand fashion yang dijual pun menggunakan merek sendiri ini mampu membawa brand yang jualnya sukses dijual hingga luar Cilegon.

Bayu mengaku, memulai bisnis usahanya ini sejak 2020 silam di zaman pandemi Covid-19 atau sudah berjalan sejak 4 tahun lalu. Bayu terinspirasi menjual brand fashion ini karena ingin hidup mandiri tanpa menyusahkan orang tua.

Baca juga  Bawaslu Cilegon Ungkap Data Orang Meninggal Rawan Terdaftar Jadi Pemilih

“Meskipun banyak rintangan harus saya hadapi resikonya. Apalagi, membagi waktu antara usaha dan sekolah. Kalau dibilang bagus (penjualanya) ga juga. Ada naik turunya sebagai pengusaha,” kata Bayu kepada Selatsunda.com ditemui di DPRD Cilegon, Senin (20/5/2024).

Untuk modal pertama usaha fashionnya ini, sambung Bayu, sekitar Rp 300 ribu. Dari modal Rp 300 ribu saat ini omset yang sudah dihasilkan mencapai puluhan juta.

“Untuk harga yang dibanderol sendiri, saya menjual dengan harga yang bervariatif. Untuk totebag dibanderol Rp 80.000, kaos Rp 100 ribu,” ujarnya.

Kata Bayu keuntungan selama ini untuk membantu orangtua, bayar sekolah.

“Alhamdulillah saya juga bisa beli kendaraan sendiri,” imbuh siswa jurusan teknik mekanik industri ini. (Ully/Red)