CILEGON, SSC – KMP Batu Mandi yang mengalami kebakaran di Perairan Merak, Kota Cilegon, Banten masih terus dipadamkan oleh kapal-kapal tugboat, Selasa (20/10/2026). Salah satunya yang terlibat dalam pemadaman tersebut, tiga kapal tugboat milik PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM).
Mualim Kapal Tugboat Gunung Santri, Dudung Abdussalam mengatakan, ada sebanyak tiga kapal tugboat PT PCM yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran KMP Batu Mandiri. Ketiga kapal tugboat itu yakni TB Gunung Santri, Tb Gunung Cipala dan Tb Gunung Batur.
“Proses pemadaman kita mulai dari jam 16.45 WIB. Pertama yang turun Tb Cipala, disusul dengan Tb Gunung Santri dan Gunung Batur,” ujar Dudung dikonfirmasi.
Hingga sekitar pukul 22.30 Wib, api masih berkobar. Kemungkinan api cukup lama dipadamkan karena banyak muatan yang terbakar di atas kapal.
“Apinya terus berkobar, memang karena banyak muatan,” ucapnya.
Sampai malam ini, api masih terus dilakukan pemadaman. Kata Dudung, api masih dipadamkan dengan menggunakan pemadaman manual dan juga hidrant.
“Sampai saat ini, masih dilakukan pemadaman, Tb Gunung Batur di haluan. Kalau Tb Gunung Santri menggunakan pemadaman manual, dengan hidrant biasa,” ucapnya.
“Pemadaman yang besar itu diawali dengan fire pump, alat yang diatas. Itu air bisa sampai ke dalam, ke tengah-tengah,” sambungnya.
Saat ini, kata Dudung, api sudah berangsur dipadamkan. Api yang terlihat tinggal beberapa persen lagi.
“Kurang lebih 10 persen lagi. Itu untuk api yang ada di dalam. Kurang terjangkau dengan fire pump, harus pakai hidrant. Gunung santri sudah mulai menggunakannya,” pungkasnya. (Ronald/Red)





