Ketua Komisi III DPRD Serang, Tb Ridwan Akhmad diwawancarai. (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Komisi III DPRD Serang mempertanyakan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Serang menyerahkan aset-aset yang akan dialihkan ke Pemerintah Kota Serang.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Serang, Tb Ridwan Akhmad menanggapi belum terealisasinya penyerahan aset berdasarkan hasil pertemuan zoom meeting antara KPK, Pemkot Serang dan Pemkab Serang, beberapa waktu lalu.

Ridwan menyatakan, selama ini pihaknya menghargai pemkab beralasan belum menyerahkan seperti aset Kantor Puspemkab masih tahap pembangunan. Akan tetapi alasan itu tidak memberi kepastian untuk Pemkot Serang. Semestinya pemkab setelah aset-aset diserahkan bisa menjalin kerjasama dengan pemkot menggunakan sistem pinjam pakai.

Baca : Polemik Aset, Pemkot Serang Minta Yang Belum Diserahkan Pemkab Pakai Jalur Pinjam Pakai

“Kami hargai betul Pemkab Serang masih membangun Puspemkab yang baru. Tetapi kalau ada catatan, mereka menggunakan gedung dengan cara pinjam pakai kan jelas ada kepastian waktu disitu. Sampai kapan mereka akan menggunakan?,” ujar Ketua Pansus, Tb. Ridwan Akhmad dikonfirmasi, Minggu (27/9/2020).

Baca juga  Libur Panjang, Penumpang di Terminal Pakupatan Serang Meningkat

Menindaklanjuti persoalan ini, pihaknya meminta eksekutif melalui Bagian Hukum dan Bagian Aset agar memberi batas waktu kepada Pemkab Serang terkait aset yang diserahkan. Jika tidak ditanggapi Pemkab Serang, kata dia, pihaknya meminta agar Pemkot Serang membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Mediasi sudah, dirasa tidak puas hasil mediasi tersebut, kenapa tidak melalui proses hukum? Dasar aturan kami jelas Undang-undang 32 tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang, dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 tahun 2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Penyerahan Barang dan Hutang Piutang Kepada Daerah yang Baru Dibentuk,” tegasnya.

Sementara, dihubungi terpisah, Kepala Bagian Hukum, Subagyo membenarkan, pemkot telah membalas surat pemkab terkait 17 aset yang akan diserahkan, 11 aset yang akan diserahkan secara berangsur, dan 3 aset yang akan diserahkan dalam waktu dekat.

Baca juga  Puslabfor Polri Turun Selidiki Kebakaran Pabrik di Cikande

“Sudah. Sudah kami balas surat dari Pemkab Serang per tanggal 4 September 2020 kemarin, menindaklanjuti hasil zoom meeting Minggu lalu,” ujar Subagyo.

Lebih lanjut, ia menyatakan, jika pemkab tidak memberikan kepastian maka pemkot akan menindaklanjuti persoalan aset ke Pengadilan.

Sementara, Asda III Pemkab Serang, Ida Nuraida coba dihubungi belum dapat terkonfirmasi. Pesan whatsapp yang dituju juga masih belum direspon. (SSC-03/Ronald/Red)