CILEGON, SSC – PT Indo Raya Tenaga (IRT) selaku perusahaan yang mengelola Proyek Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 dan 10 berkomitmen membantu Pemkot Cilegon (Pemkot) Cilegon dalam menekan angka stunting di Kota Cilegon.

Untuk diketahui, saat ini angka stunting di Kota Cilegon mencapai 944 balita stunting.

Leader Humas dan Perijinan PT IRT, Indra Priatna mengatakan, keikutsertaa perusahaan dalam program orang tua asuh ini sebagai bentuk keperdulian untuk membantu anak-anak balita yang terkena stunting di wilayah Merak.

“Kami (PT Indo Raya Tenaga) sudah 6 bulan menjadi orang tua asuh stunting di wilayah Merak. Dari 6 bulan ini, kami sudah membantu 7 balita di Kelurahan Lebak Gede yang terkena stunting,” kata Indra kepada Selatsunda.com, Rabu (29/11/2023).

Baca juga  Besok, Sebanyak 110 Tenaga Honorer Cilegon Dilantik Jadi Tenaga PPPK

Indra menambahkan, pada 2023, pihaknya dalam program tersebut sudah menghimpun dana sebesar Rp 25.200.000.

“Jadi kita sudah bantu 7 balita stunting dari 24 balita di wilayah Lebak Gede. Setiap anak menerima bantuan Rp 600 ribu,” tambah Indra.

Kata Indra, jika bantuan yang diberikan oleh PT IRT kepada balita stunting dalam bentuk uang tunai. Dan selanjutnya, pihak puskesmas dan kelurahan yang menyerahkan bantuan tersebut dalam bentuk makanan.

“Nanti kader-kader posyandu lah yang akan mengelola makanan tersebut dan langsung menyerahkan ke anak-anak stunting,” katanya.

Pada 2024, Indra pun menyampaikan, jika pihaknya tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat Cilegon dalam menekan angka stunting.

“Karena ini progrram nasional, jadi kita (perusahaan) memiliki kewajinan untuk membantu menurunkan angka stunting tersebut,” pungkasnya. (Ully/Red)