CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon berencana akan membangun 3 puskesmas baru di Kota Cilegon. Pembangunan 3 puskesmas ini rencananya akan dibangun di Kecamatan Grogol, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Purwakarta.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, dr Ratih Purnamasari mengatakan, pembangunan 3 puskesmas baru dilakukan karena gedung puskesmas yang ada saat ini tidak mampu menampung pasien yang hendak mau berobat. Sehingga perlu adanya puskesmas baru yang lebih menunjang.
“Seperti contoh Puskesmas di Grogol. Di sana, lahan parkirnya ga ada. Lalu, tempat UGD-nya kecil,” kata Ratih kepada Selatsunda.com, Senin (11/8/2025).
Kata Ratih, pembangunan 3 puskesmas ini rencanaya akan dibangun secara bertahap setiap tahunnya. Mengigat ketersedian anggaran yang ada.
“Kita (Dinkes) tergantung Pak Wali (Robinsar,red) yang mana dulu yang akan dibangun. Yang pasti, kami udah ajukan ke pimpinan,” ujar Ratih.
Sementara itu, Walikota Cilegon, Robinsar membenarkan pada 2026 akan ada pembangunan 1 puskesmas di wilayah Grogol. Pada 2027 pembangunan rencana dilakukan di Citangkil 2 dan 2028 di wilayah Purwakarta.
“Setiap tahun akan ada pembangunan. DED (Detail Engineering Design) sudah ada. 2026 rencana dibangun di Puskesmas Grogol, 2027 di Puskesmas Citangkil 2 dan 2028 di Puskesmas Purwakarta,” ujar Robinsar.
Menurut Robinsar, dengan dibangunya 3 puskemas baru ini tentunya untuk memastikan pelayanan di masyarakat akan lebih baik. Yang mana, beberapa rumah sakit hanya menerima pasien yang emergency.
“1 puskesmas anggaranya Rp 15 miliar. Kecil itu mah anggaranya tinggal kedip aja. Kalau ratusan miliar baru! Alasan saya kenapa saya ingin membuat rumah sakit yang bisa rawat inap, kalau sakit-sakit ringan yang hanya bisa cukup di infus aja atau pelayanan ringan ga usah ke RSUD. RSUD hanya nunggu aja di UGD. Itu kalau dapat kasus, kalau ga dapat keluar juga. Makannya kalau semua sudah siap dibangun fasilitas, saya akan mendorong kalau sakitnya ringan cukup ke puskesmas,” pungkas Robinsar.
Soal SDM (Sumber Daya Manusia) di setiap puskesmas, sambung Robinsar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BKPSDM Kota Cilegon untuk melakukan inventaris semua kebutuhan pegawai dari Dinkes untuk jaga di puskesmas tambahan,” imbuhnya. (Ully/Red)

