BPBD Kota Cilegon menyerahkan bantuan air bersih untuk warga Batulawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol,” Kamis (7/10/2021). Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Sebanyak 144 Kepala Keluarga (KK) tepatnya di RT 01 RW 09 Lingkungan Batulawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol menerima bantuan air minum dari Pemkot Cilegon. Bantuan ini diberikan oleh Pemkot Cilegon untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Lurah Gerem Deni Yuliandri mengatakan, krisis air bersih di Batulawang memang terdampak cuaca. Maka dari itu, pihaknya mengajukan bantuan ke BPBD dan Dinsos untuk membantu warga yang krisis air.

“Kami (Kelurahan Gerem) memamg mengajukan permohonan bantuan air minum kepada BPBD dan Dinsos Cilegon pada, Selasa (5/10/2021) kemarin. Alhamdulliah dikabulkan 135 dus botol air minum dari BPBd dan Dinsos. Memang kondisinya di wilayah Batulawang ini tidak ada mata air/sumur bor,” kata Deni kepada Selatsunda.com dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Deni tak menampik bantuan air minum dari BPBD dan Dinsos Cilegon ini tidak mampu mengakomodir kebutuhan sehari-hari warga Batulawang.

Baca juga  Buruh di Cilegon Geruduk Kantor Walikota, Tuntut UMK 2022 Naik 10 Persen

“Kalau untuk kebutuhan sehari-hari enggak cukup dipenuhi. Paling hanya untuk air minum. Kalau habis, paling kami minta kerjasama dengan pihak PDAM untuk menyalurkan pipa tangki ke wilayah Batulawang,” ujarnya.

Kata Deni, untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah Batulawang, pihaknya telah meminta bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan industri sekitar untuk dibuatkan sumur bor.

“Kita memang udah berkomunikasi dengan PT Lotte Chemical dan sudah di assesmen oleh pihak perusahaan. Tinggal menunggu saja kapan direalisasi oleh mereka,” katanya.

Menurut Deni, Kelurahan Gerem memiliki 2 lingkungan (Pasar Salam dan Batulawang) yang mengalami krisis air bersih. Namun, untuk wilayah Pasir Salam telah dibangun pipanisasi dengan menghubungkan Desa Pekucen Kecamatan Bojonegera.

“Jadi tinggal wilayah Batulawang doang yang masih kekeringan air. Pada 2020 lalu, Pemkot Cilegon telah membangun Sumur Bor yang berlokasi di Lingkungan Cupas Wetan, RT 01 hingga 03 RW 07 untuk memenuhi 250 KK. Pada 2021, telah dibangun sumur bor yang berada di Lingkungan Pule untuk mengakomodir 200 KK. Sedangkan pada 2022 mendatang, Pemkot Cilegon akan berencana membangun sumur bos yang rencanaya akan dibangun di Lingkungan Gerem Kawista untuk memenuhi 300 KK,” papar Deni.

Baca juga  Hingga Triwulan III 2021, Kinerja Bank Bjb Tumbuh Positif

Sementara itu, Kabid Logistik pada BPBD Kota Cilegon Afu Mafruh mengatakan, BPBD dan Dinsos telah menerima pengjauan bantuan air minum dari Kelurahan Gerem untuk mengakomodir masyarakat Batulawang.

“Sudah kami salurkan 135 dus botol
air minum untuk warga Batulawang,” paparnya.

Menurut Afuh, kondisi di Batulawang memiliki struktur tanah yang keras sehingga menyulitkan masyarakat Batulawang kesulitan menemukan sumber air untuk mendapatkan sumber mata air.

“Iyah Batulawang masih kesulitan. Tapi pemerintah akan upayakan warga Batulawang tidak kesulitan air bersih kembali,” pungkasnya. (Ully/Red)