CILEGON, SSC – Lahan kuburan yang berlokasi di wilay Cikerai, Kota Cilegon dalat menampung 700 jenazah pasien covid-19 (virus corona). Kuburan ini direncanakan sudah bisa digunakan pada minggu depan.
Kabid Sarana dan Aristektur Kota pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Edi Hendarto mengatakan, luas lahan kuburan khusus untuk covid-19 sebesar 4.700 meter persegi. Masing-masing kuburan memiliki luas 2×3 meter.
“Untuk kuburan covid-19 (virus corona) makam yang disediakan oleh Pemkot Cilegon memiliki luas 4.700 meter persegi. Dengan total 700 liang lahat. Saat ini memang kuburan untuk covid-19 masih belum bisa digunakan. Kita (Disperkim) targetkan kuburan ini bisa digunakan pada minggu depan,” kata Edi saat ditemui di Kantor Walikota Cilegon,” Selasa (24/11/2020).
Edi menambahkan, saat ini pihaknya tengah membuat pavping blok untuk menunju ke lahan kuburan. Total luas lahan yang dilakukan pavping blok memiliki luas sebanyak 700 meter persegi. Sementara, untuk penerangan ke arah kuburan, pihaknya sudah mencapai 50 persen.
“Pengerjaan sudah mencapai 50 persen untuk pembuatan papving blok. Untuk penerangan juga, kita sudah siapkan 4 lampu dan 1 lampu fortable. Kita berikan ini, untuk mengantipasi jika ada pasien yang dikuburkan pada malam hari,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, basaran anggaran yang digelontorkan untuk pembuatan paving blok dengan pengadaan lampu dan genset di lokasi pemakanan ini, Pemkot Cilegon telah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari BTT (Bantuan Tak Terduga) 2020 sebesar Rp 240 juta. Anggaran Rp 240 juga ini meliputi Rp 200 juta untuk kebutuhan pembuatan paving block dan Rp 40 juta untuk pengadaan genset dan lampu penerangan di tempat pemakaman.
“Target kami (Pemkot Cilegon) akhir November ini sudah selesai dikerjakan. Sehingga bisa digubakan untuk jenazah covid-19. Mengingat, hingga saat ini penguburan jenazah covid-19 masih bercambur dengan jenazah bukan penderita covid-19,” tuturnya.
Berdasarkan informasi, berdasarkan peta sebaran covid-19 virus corona Kota Cilegon pada Senin (23/11/2020) kemarin pada pukul 16.00, pasien meninggal akibat covid-19 sebanyak 42 orang yang telah meninggal dunia. (Ully)

