Kondisi tempat isolasi pasien bergejala Covid-19 di Trans Hotel Cilegon. Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Banyaknya pasien covid-19 di Kota Cilegon, membuat daya tampung di Trans Hotel mengalami overload.

Plt Kadinkes Cilegon, Dana Sujaksana mengatakan, 41 kamar yang disediakan kondisinya penuh. Kondisi ini disebabkan oleh penambahan kasus covid-19 dari berbagai kluster (kluster ASN, kluster industri dan kluster keluarga) semakin meningkat.

“Banyak karyawan perusahan justru di titipkan di ruang isoalasi di Trans Hotel. Bila tidak memungkinkan di tampung di sini (Trans Hotel) akan kami rujuk ke Wisma Atlet maupun di Rumah Sakit Umum Banten (RSUB).

Dengan kondisi ini, lanjut Dana, ia memberikan pilihan kepada warga jika terkonfirmasi covid-19 mau melakukan isilasi mandiri di rumah atau dilakukan isilasi di Wisma Atlet, Jakarta.

“Semua tergantung keputusan masyarakat. Jika mau melakukan isolasi di rumah ada perjanjian yang mereka (pasien) harus lakukan berbanji tidak akan kontak dengan orang lain. Tapi apabila tidak yakin isolasi di rumah, maka bisa melakukan isoalai di Wisma Atlet,” ujarnya.

Dengan terus bertambahnya kasus positif, Dana menghimbau kepada seluruh masyarakat Cilegon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Berarti protokol kesehatan kita longgar kembali, alurnya pasti kesitu. Sekarang semuanya tergantung masyarakat,” pungkasnya. (Ully)