Badan Kesbangpol Kota Cilegon menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara Siswa di salah hotel di Kabupaten Serang, Rabu (28/10/2021). Foto Istimewa

CIELGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon mengajak generasi muda untuk bersama-sama menangkal segala bentuk paham radikalisme. Salah satu upayanya dengan terus memberikan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur 4 pilar kebangsaan.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Cilegon, Andi Affandi mengatakan, kurangnya pemahaman empat pilar kebangsaan oleh kaum muda mengakibatkan rentan terpapar paham radikalisme.

Menurutnya, pemberian wawasan pendidikan tentang 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda sangatlah penting. Karena dengan upaya itu dapat semakin menumbuh kembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Dengan begitu, paham radikalisme dapat diantisipasi sedini mungkin.

“Inilah yang musti kita antisipasi agar pemuda/remaja di Kota Cilegon tidak mengalami kondisi seperti ini. Kami (Pemkot Cilegon) ingin bagaimana para pemuda di Kota Cilegon memiliki wawasan yang tinggi, luas dan tangguh untuk bisa merubah kondisi tersebut. Dan kita ingin agar pemuda paham dan mengerti akan 4 pilar kebangsaan ini,” kata Andi ditemui usai kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara Siswa di salah hotel di Kabupaten Serang, Selasa (27/10/2021).

Baca juga  Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak Akibatkan Kapal Feri Susah Bongkar Hingga Truk Penumpang Terbalik

Menurut Andi, materi wawasan kebangsaan kepada kaum muda harus gencar ditanamkan. Karena ke depan generasi muda menjadi penerus bangsa.

Ia mengharapkan, dengan pemberian pendidikan bela negara, pemuda dapat bersama-sama dengan pemerintah menjaga keutuhan NKRI.

“Dari sekarang pemuda ini harus dipersiapkan. Kami juga tidak berhenti sampai sini dalam memberikan pemahaman-pemahaman kepada pemuda. Pemuda justru kami harapkan bisa lebih berani tampil sehingga bisa bersama-sama menjaga NKRI,” tambah Andi.

Sementara Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengapresiasi kegiatan tersebut. Orang nomor dua di Cilegon ini menyatakan, dengan pemberian diklat bela negara diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang cinta tanah air dan membela NKRI.

“Kami ingin saat ini bagaimana melahirkan melahirkan generasi muda yang berkualitas sehingga memiliki pemimpin yang kuat dan maju. Karena itu, sangat penting jika dari sekarang para pemuda ini diberi pengertian pentingnya bela negara,” pungkasnya. (Ully/Red)