Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Foto : Dokumentasi

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Edi Ariadi melarang keras seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk mengambil cuti tahunan dan libur keluar kota pada libur natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Larangan cuti di tahun baru ini akibat pandemik COVID-19 yang belum mereda di Kota Cilegon.

“Pandemik belum berakhir, semua masyarakat terutama ASN harus mematuhi aturan yang ada. Ini semua demi kenyamanan kita semua,” kata Edi saat ditemui usai Peringatan Hari HAM yang digelar di Pendopo Gubernur Lama, Kota Serang,” Senin (14/12/2020).

Edi menambahkan, larangan cuti dan tahun baru ini, nantinya akan membuat surat edaran (SE) himbauan untuk tidak melakukan cuti dan libur keluar kota untuk seluruh ASN di Pemkot Cilegon.

Baca juga  Empat Kecamatan di Cilegon Berpotensi Terjadi Pergerakan Tanah, Ini Wilayahnya

“Nanti kira buat surat edaran larangan cuti natal dan tahun baru serta larangan keluar kota. Kalau ASN melanggar hinbauan ini nanti saya tegur langsung. Kalau masyarakat yang langgar itu urusan Satpol PP dan Polisi yang mengatur semuanya,” tambah Edi.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Kota Cilegon memang cenderung melandai. Namun, semua pihak tetap harus waspada menghindari penularan Covid-19.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat di Cilegon agar tak pulang kampung. Sebab, dikhawatirkan mereka membawa virus tersebut ke kampung halamannya.

“Karena sudah ada transmisi lokal dan sulit terprediksi penyebarannya,” pungkas Edi.

Sebelumnya pemerintah menggeser cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari Mei 2020 ke 28-31 Desember 2020.  Adapun libur tersebut mulai dari tanggal 24 hingga 27 Desember 2020 yang merupakan libur Natal.

Baca juga  Mantap! PT Pelabuhan Cilegon Mandiri Raih Predikat Top BUMD Terbaik 2024

Sementara itu, pada 28-30 Desember 2020 tidak ada libur, sehingga masyarakat pun diharuskan tetap bekerja seperti biasa. (SSC-03/Ully)