20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPeristiwaLibur Panjang, Penumpang Pelabuhan Merak Diprediksi Naik 6 Persen

Libur Panjang, Penumpang Pelabuhan Merak Diprediksi Naik 6 Persen

-

CILEGON, SSC – Kementerian Perhubungan menyatakan, penumpang yang menyeberang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon pada libur panjang akhir bulan Oktober 2020 bertepatan dengan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW diprediksi mengalami peningkatan hingga 6 persen dibanding hari biasa.

Direktur Transportasi, Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) pada Ditjen Perhubungan Darat, Marwanto Heru Santoso menyatakan, prediksi jumlah penumpang pada libur panjang akhir Oktober ini memang kenaikannya tidak begitu besar. Karena prediksinya masih jauh dari kapasitas penumpang di dalam kapal.

“Enam (6) persen itu memang itu (terhitung) dari kondisi new normal, kondisi biasa. Walaupun itu masih jauh dari kapasitas terpasang di Merak dan Baukauheni. Masih jauh, masih sekitar 40 smapai 50 eprsen penggunaan kapasitas (penumpang di dalam kapal),” ungkapnya usai Rapat Koordinasi bersama stakholder di Pelabuhan Merak, Senin (26/10/2020).

Direktur Transportasi, Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) pada Ditjen Perhubungan Darat, Marwanto Heru Santoso di wawancarai di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (26/10/2020).

Meski tidak signifikan tetapi kata dia tetap diantisipasi. Ia mengungkapkan, yang terpenting dalam antisipasi libur panjang ini adalah datangnya penumpang menyeberang secara bersamaan.

Secara prediksi, puncak libur panjang ini akan terjadi selama dua hari baik pada Selasa, 27 Oktober 2020 malam dan Rabu, 28 Oktober 2020.

Ia menerangkan, penumpang biasa menyeberang satu hari sebelum libur panjang atau di cuti bersama ini karena langsung berangkat seusai pulang kerja. Penumpang juga memilih sehari sebelumnya karena benar-benar ingin memanfaatkan libur saat tiba di kampung halaman. Selain itu, ada juga penumpang yang memilih menyeberang di saat hari libur.

“Namun kenyataannya di beberapa libur panjang itu, dari pertama libur itu biasanya (puncak penumpang) satu hari berikutnya. Tapi tidak setinggi di tanggal 27 september nanti,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BPTD Provinsi Banten, Endi Prasetio menambahkan, upaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dilakukan dengan mengoptimalkan pengoperasian 29-30 kapal. Begitu juga mengoperasikan 7 dermaga yang ada. Meski memang saat ini dermaga 5 belum beroperasi maksimal, namun saat libur nanti akan dioperasikan secara terbatas.

Selain dua pelayanan itu, kata dia, yang sangat perlu diantisipasi adalah pengaruh cuaca pada penyeberangan. Karena menurutnya belakangan cuaca tidak bersahabat.

“Kita cuman berdoa, berharap selama proses libur pajang ini cuaca bersahabat,” tandasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen