SERANG, SSC – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meminta seluruh pengelola pusat perbelanjaan di Kota Serang dapat benar-benar memperketat protokol kesehatan (prokes).Hal ini disampaikan Walikota Serang Syafrudin saat melakukan sidak di Mal of Serang (MOS), Kamis (6/5/2021).
Kata Syafrudin, penerapan prokes sangatlah penting untuk mengantisipasi sebaran covid-19 jika nanti terjadi lonjakan pengunjung di libur Lebaran.
“Tanggal 1 Mei ada lonjakan pengunjung yang jadi atensi pemerintah pusat. Tapi ketika dipantau Alhamdulillah tidak terlalu berjubel, prokes diterapkan, mau masuk (MoS) di cek (suhu),” kata Walikota Syafrudin kepada awak media usai sidak.
Syafrudin tidak menampik pada sidak terdapat prokes yang tidak sesuai aturan. Seperti pengunjung saat masuk mal tidak dipastikan satu persatu mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer dan imbauan menjaga jarak melalui informasi pengeras suara juga tidak disiarkan.
“Sudah diberi tahu pelanggaran-pelanggaran kecil-kecil itu. Saya juga minta pengelola karena sejak masuk saya tidak dengar pengumuman (imbauan) jadi tolong itu disiarkan,” pintanya.
Di lokasi yang sama, Operasional Manager pada MoS, Wisnu mengklaim, pihaknya sudah mematuhi prokes yang ditetapkan Pemkot Serang. Ia mengaku sudah membatasi jumlah pengunjung hingga 50 persen.
“Kapasitas maksimal itu 20 ribu pengunjung tapi sekarang kapasitasnya juga belum sampai. Sejam itu ada 2 ribu pengunjung dengan kapasitas maksimal kita masih sangat lenggang. Pengunjung paling lama berbelanja hanya 2 sampai 3 jam,” ucapnya.
Mengenai saran Walikota supaya prokes di MoS bisa lebih ditingkatkan, pengelola akan memenuhinya.
“Kita akan menambahkan protokol kesehatan kembali. Ada tim satgas Covid-19 dari tim sekuriti mengingatkan pengunjng untuk jaga jarak,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

