Kegiatan Fasilitasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Kota Cilegon yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (25/10/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk lebih mewaspadai gerakan aliran kepercayaan atau aliran keagamaan yang menyimpang.

“Kita perkuat koordinasi, bagaimana melakukan tindakan pencegahan dari indikasi kerusuhan masyarakat dalam mendapati aliran agama atau kepercayaan yang diduga sesat,” kata Sanuji kepada awak media ditemui usai kegiatan Fasilitasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Kota Cilegon yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (25/10/2021).

Sanuji menuturkan, agar masyarakat tidak terpengaruh ataupun menjadi pengikut aliran sesat harus dilakukan pencegahan. Imbau dia, pencegahan itu dilakukan dengan mempelajari ilmu agama secara keseluruhan.

Kemudian masyarakat juga diimbau tidak percaya begitu saja, jika ada kelompok atau perorangan yang mengajak untuk ikut sebuah aliran.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

“Secara umum, untuk di Kota Cilegon cukup kondusif, aman dan baik. Kerukunan beragama juga dinamis. Dan satu hal yang perlu dijaga, kondusifitas beragama juga harus betul-betul dirawat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Cilegon, Andi Affandi menyatakan, potensi munculnya gerakan aliran yang menyimpang harus diantisipasi bersama..

“Ini harus benar-benar disikapi bersama. Sehingga tidak terjadi gejala-gejala yang tidak diinginkan. Karena itu, perlu kesamaan persepsi dalam membangun komunikasi guna mencegah aliran sesat di Kota Cilegon,” ujar Andi.

Andi juga meminta kepada warga untuk segera melaporkan apabila muncul aliran sesat. Dikarenakan, pihaknya sangat membutuhkan informasi sekecil apa pun untuk mencegah sedini mungkin.

Baca juga  Tembok Penahan Tanah di Cupas Kulon Grogol Ambrol

“Segera laporkan bila ada dugaan aliran sesat sehingga kita dapat melakukan pencegahan,” pungkasnya. (Ully/Red)