20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda Peristiwa Masyarakat yang Menyeberang di Pelabuhan Banten Diminta Waspadai Kejahatan Saat Libur Nataru

Masyarakat yang Menyeberang di Pelabuhan Banten Diminta Waspadai Kejahatan Saat Libur Nataru

0
358

CILEGON, SSC – Polres Cilegon meminta agar masyarakat yang akan menyeberang di pelabuhan penyeberangan di Banten untuk mewaspadai aksi kejahatan saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026. Beberapa kejahatan yang diwaspadai diantaranya kejahatan  hipnotis dan jambret.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Silitonga mengatakan, pengguna jasa penyeberangan agar tidak mengundang tindak kejahatan diminta untuk tidak menggunakan barang berharga berlebihan.

Untuk diketahui pemerintah telah menetapkan 4 pelabuhan digunakan untuk pelabuhan penyeberangan di Banten saat Angkutan Nataru 2026. Keempat pelabuhan itu yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan KBS dan Pelabuhan BBJ Bojonegara.

“Jangan pernah membawa (barang bawaan berharga) sembarangan sehingga itu memancing antara niat orang melakukan kesempatan yang memungkinkan,” ujarnya diwawancara setelah Rapat Gabungan Persiapan Natal dan Tahun Baru, Kamis (11/12/2025).

Kerawanan tindak kejahatan yang patut diwaspadai juga terkait banjing loncat. Kepada masyarakat, Silitonga meminta jika menemukan aksi bajing loncat di Cilegon agar dapat segera menyebarkan informasi. Menurut dia, Polres Cilegon menyiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi aksi kejahatan saat Nataru.

“Sebarkan informasi, sebarkan jaringan. Patroli ada 3, yang pertama KRYD, yang kedua Patroli Maung Presisi, yang ketiga patroli Jawara Street Crime,” tuturnya.

Menurut Silitonga, polisi bukan hanya yang memakai baju cokelat, tapi tindakan dan kepribadian warga bisa sebagai polisi untuk mencegah kejahatan di lingkungan sekitar

“Polisi itu bukan hanya baju cokelatnya aja tapi jiwa kepribadian orang itu sebagai polisi, artinya harus menjaga dirinya dan teman-teman sekitarnya, bukan hanya diam, tapi harus melakukan tindakan kepolisian saat itu juga,” terangnya.

Ia pun menyarankan agar pengguna jasa penyeberangan dapat membeli tiket jauh-jauh hari. Pembelian dapat dilakukan pada platform resmi.

“Kami sarankan kepada para pemudik khususnya roda dua dan empat, agar jauh-jauh hari membeli tiket melalui platform resmi. Hal ini penting karena telah disiapkan pola-pola jalur khusus (ekskep) bagi pemudik yang telah memiliki tiket,” pungkasnya. (Ully/Red)