20.1 C
New York
Jumat, Juni 5, 2026
BerandaPeristiwaMPP Gagal Lelang, Walikota Terpilih Helldy: Maksimal Harus Bisa Direalisasi 2022

MPP Gagal Lelang, Walikota Terpilih Helldy: Maksimal Harus Bisa Direalisasi 2022

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Terpilihnya, Helldy Agustian bertandang ke Kabupaten Banyuwangi, beberapa waktu lalu untuk belajar dengan kebijakan yang dilakukan terkait pelayanan publik. Salah satunya, Ketua Partai Berkarya Provinsi Banten ini terkesan dan ingin menerapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten yang ada diujung Pulau Jawa Bagian Timur itu di Kota Cilegon tepatnya di Eks Gedung Matahari Lama.

Sayangnya, pembangunan MPP yang direncanakan oleh Walikota Cilegon saat ini, Edi Ariadi kandas. Lantaran, rencana pembangunan MPP di Eks Gedung Matahari Lama mengalami gagal lelang pada 2020 dan tidak dianggarkan kembali pada APBD 2021.

Helldy yang dikonfirmasi tak menampik jika telah mendapat informasi terkait MPP gagal lelang. Helldy tak mau keinginannya pupus dan akan mengevaluasi hal itu jika nanti telah dilantik.

“Kita coba evaluasi, kita lihat lagi. Kalau memang (setelah dilantik), Eks Matahari Lama masih bisa digunakan, insya Allah disitu bisa jadi tempat pelayanan publik kita,” ungkapnya usai Rapat Paripurna di DPRD Cilegon, Kamis (28/1/2021).

Menurutnya, jika pembangunan MPP tidak masuk pada anggaran 2021 maka nanti pada 2022 akan disiapkan pihaknya. MPP, kata dia, harus direalisasi. Ia pun kedepan akan mengumpulkan para ahli di bidang Informasi Teknologi (IT) untuk mewujudkan MPP di Kota Cilegon seperti yang ada di Banyuwangi.

“Menurut saya maksimal harus bisa direalisasi 2022 untuk MPP. Kita sedang belajar, kita ingin ada akses, kita juga akan ketemu ahli IT di Cilegon biar bareng-bareng, minimal tahun ini bisa digital,” paparnya.

Ia tetap ingin MPP diprioritaskan. Pun nanti jika Eks Gedung Matahari Lama setelah dikaji dan tepat menjadi lokasi MPP maka akan tetap dipilihnya.

“Itu salah satu alternatif, kalau memang efisiensinya disitu lebih dibanding kita bangun, berarti kita tetap tentukan disitu,” tandasnya.

Menurut Helldy baik MPP maupun penerapan Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) sama-sama menjadi prioritas di eranya nanti memimpin. Namun penerapan KCS akan lebih diprioritaskan pada tahun ini.

“Sama. Semua diprioritaskan, KCS atau MPP. Tahun ini KCS harus direalisasikan sesuai dengan anggaran yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin mengakui, pembangunan MPP terjadi gagal lelang. Namun demikian, pihaknya akan tetap mengupayakan pembangunan MPP kedepan dengan menyesuaikan keinginan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, Helldy-Sanuji.

“Memang kemarin rencananya (Eks Gedung Matahari Lama) menjadi Mal Pelayanan Publik. Sesuai rencana, yang kita rencanakan di tahun kemarin. Tapi tetap nanti kita coba nanti diupayakan, dianggarkan kemudian untuk gedung itu,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2